by

Biarkan Pengupasan Lahan di Sumber Rejo, Dewan Kecewa Kinerja Aparat Pemkot Balikpapan

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Komisi III dan II DPRD Kota Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (sidak)  pembukaan lahan  di Jalan Guntur Damai atau Jalan Beller, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, pada Rabu (27/1/2021).

Sidak dipimpin Ketua Komisi III Alwi Al Qadri dan Ketua Komisi II H Haris didampingi Ali Munsjir Halim, Nelly Turuallo, Danang Eko Susanto, Fadilah, Amin Hidayat, Syarifuddin Oddang, Mieke Henny,  Plt Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Haemusri Umar,  Susrano dari Satpol PP, Yenni W dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wenni W, Camat Balikpapan Tengah Eddy Gunawan, Lurah Sumber Rejo Umar Hadi, serta Joko selaku pemilik lahan.

Wenni W dari DLH mengatakan, pihaknya telah menerbitkan ijin peruntukan membuka akses jalan di lahan tersebut sesuai pengajuan pengembang sekira 500 M3.

“Jadi kaalau ada pembukaan lahan tidak sesuai izin yang dikeluarkan DLH berarti sudah menyalahi aturan yang dikeluarkan DLH,” kata Wenni.

Pembukaan lahan di di Jalan Guntur Damai atau Jalan Beller, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah

Joko selaku pengembang mengaku telah mengajukan ijin kepada DLH hanya sebagai akses jalan menuju bangunan perumahan, ia tidak tahu kalau ada pihak lain yang melakukan pengupasan lahan yang tidak sesuai ijin dari DLH.

Ketua Komisi III Alwi Al Qadri mengatakan,  sidak dilakukan pihaknya sebab ada laporan pengupasan lahan tidak sesuai dengan izin yang dikeluarkan DLH Balikpapan.

Alwi mengaku kecewa terhadap instansi terkait yang melakukan pengawasan sebab terkesan ada pembiaran. Seperti DLH, Satpol PP,  Camat Balikpapan Tengah dan Lurah Sumber Rejo.

“Ini terjawab saat kami berada di lapangan. Bahwa Camat dan Lurah tidak mampu menjelaskan terkait permasalahan tersebut. Anehnya lagi  surat ijin tembusan pembukan lahan dari DLH yang ditujukan kepada Camat Balikpapan Tengah, Edy Gunawan sempat berkelit tidak pernah menerimanya. Bahkan di dalam surat ada tembusan untuk Camat Balikpapan Tengah. Ini ada apa?,” ujar politisi Partai Golkar ini.

“Apabila kegiatan pengupasan lahan dilakukan pembiaran terus menerus, tanpa ada pengawasan. Maka jalan Beller menjadi langganan banjir dan semakin parah. Jangan berharap Balikpapan terbebas dari banjir. Nanti kami akan kami gelar RDP dengan pengembang, OPD terkait, camat dan lurah untuk membahas masalah ini,”ujar anggota DPRD Dapil Balikpapan Barat ini.

Sementara itu, Nelly Turuallo mengusulkan agar lahan yang telah dikupas dihijaukan kembali dengan melakukan penanaman pohon saat HUT ke-124  Kota Balikpapan 10 Februari  2021.

“Penanaman itu untuk menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Balikpapan sehingga meminimalisir banjir dan longsor,” kata Nelly Turuallo. (sb-03).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini