Kota Balikpapan

Borneo Etnika Star Juara Indonesia Menari 2025, Balikpapan Unjuk Gigi di Panggung Nasional

255
×

Borneo Etnika Star Juara Indonesia Menari 2025, Balikpapan Unjuk Gigi di Panggung Nasional

Share this article
Grup tari Borneo Etnika Star dari Balikpapan sukses meraih Juara Pertama di ajang Indonesia Menari 2025. Kemenangan ini membuktikan bahwa talenta muda daerah mampu bersinar di tingkat nasional.

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com — Kota Balikpapan patut berbangga. Grup tari Borneo Etnika Star (BSTA) berhasil meraih Juara Pertama dalam ajang bergengsi Indonesia Menari 2025 yang digelar serentak di 11 kota besar Indonesia pada Minggu, (12/10/2025).
Kompetisi yang diselenggarakan di Mall Pentacity Balikpapan ini menjadi ajang pembuktian bakat muda daerah. BSTA tampil gemilang di antara sekitar 100 kelompok tari dari berbagai kota besar di Indonesia, membuktikan bahwa kualitas seni tari dari daerah tak kalah bersaing di panggung nasional.
Perwakilan BSTA, Kholifah Safitri atau yang akrab disapa Oliv, mengaku tak menyangka timnya bisa meraih posisi puncak.
“Enggak nyangka ya, karena ada sekitar 100 grup yang ikut. Kami sempat pesimis, bisa masuk tiga besar saja sudah bersyukur. Jadi waktu diumumkan juara pertama, rasanya enggak percaya,” ujar Oliv usai menerima penghargaan.
Menurut Oliv, persiapan tim dimulai sejak sebulan sebelum perlombaan. Namun latihan intens baru dimulai dua minggu menjelang acara, dengan jadwal yang padat setiap hari.
“Kami memang sering tampil di acara pertunjukan, tapi sudah lama tidak ikut kompetisi. Ini seperti titik balik kami untuk kembali berprestasi,” tambahnya.
Ajang Indonesia Menari 2025 di Balikpapan menghadirkan penjurian ketat dari tim profesional Swargaloka. Salah satu juri utama, Denta Sepdwiansyah Pinandito, S.Sn, menjelaskan bahwa penilaian mencakup aspek kekompakan, konfigurasi panggung, semangat, hingga kelengkapan koreografi.
“Peserta wajib menarikan satu tarian wajib dari Indonesia Kaya, lalu diberi kebebasan berkreasi selama enam hingga delapan hitungan,” jelas Denta.
Ia menegaskan bahwa hasil akhir melalui proses diskusi intens karena nilai peserta berselisih tipis. Namun BSTA dinilai unggul secara keseluruhan.
“Semua aspek itu paling menonjol di tim Borneo Etnika Star,” tegasnya.
Juri utama lainnya, Maria Darmaningsih, seorang koreografer kontemporer terkemuka Indonesia, menekankan bahwa ajang ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga media memperkuat nilai kebersamaan dan pelestarian budaya.
“Menari itu bukan beban, tapi ekspresi kebersamaan. Nilai itu muncul dari latihan bersama dan semangat kolektif,” ujarnya.
Maria berharap Indonesia Menari dapat terus berlanjut agar semangat mencintai budaya semakin tumbuh di kalangan generasi muda.
“Kekayaan budaya Indonesia luar biasa. Setiap daerah punya kekhasan sendiri yang harus dijaga. Indonesia menari, menarilah Indonesia,” tutupnya.
Kemenangan Borneo Etnika Star menjadi bukti nyata bahwa anak muda daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Lebih dari sekadar prestasi, keberhasilan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Balikpapan dalam peta seni tari Indonesia.
Dengan semangat kolektif, kerja keras, dan kecintaan pada budaya, BSTA membawa nama Balikpapan melesat sebagai kota yang aktif dalam pelestarian dan pengembangan seni tradisional maupun kontemporer.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *