by

Covid Melonjak, Jalur Masuk Balikpapan Diperketat

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Melonjak kasus Covid-19 membuat Pemkot Balikpapan memperketat warga yang masuk ke Kota Balikpapan agar penyebaran virus corona tidak meluas.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan segera mengeluarkan Surat Edaran tentang Upaya Pencegahan dan Pengendalian Pandemi Covid-19 di Kota Balikpapan. ⠀

“Kota Balikpapan akan melaksanakan pengetatan mobilitas masyarakat seperti pengetatan pada moda transportasi di pintu masuk darat, laut, dan udara ke Kota Balikpapan,” kata Wali Kota Rahmad Mas’ud kepada awak media, pekan lalu.

Menurut Wali Kota, pendatang atau warga  Balikpapan yang kembali dari perjalanan luar daerah wajib menunjukan hasil rapid antigen ataupun hasil swab PCR. Selain itu juga akan dilakukan pendisiplinan protokol kesehatan covid-19 pada masyarakat, melalui PPKM Mikro telah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat antara lain membatasi jam operasional kegiatan usaha seperti pelayanan makan di tempat bagi resto/cafe dan sejenisnya maksimal sampai pukul 22.00 wita.⠀

“Jika ada dengan sengaja melewati jam buka yang telah ditentukan oleh pemerintah dan menimbulkan kerumunan maka satgas covid-19 akan memberikan sanksi administratif penghentian sementara kegiatan paling singkat tiga hari,” ujarnya.⠀

Sementara itu, kegiatan event masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, dibatasi dan dapat diizinkan secara selektif, khusus untuk kegiatan sosial, budaya, undangan pernikahan di gedung diberlakukan 25 persen dari kapasitas, dan untuk di lingkungan tempat tinggal maksimal 100 undangan. ⠀

“Surat edaran ini juga meliputi pendisiplinan protokol kesehatan covid-19 di lingkungan perusahaan salah satunya seluruh perusahaan yang mendatangkan pekerja dari luar daerah wajib melaporkan kedatangan karyawan, dan perkembangan kondisi karyawan setiap dua minggu sekali kepada satgas penanganan covid-19 secara online melalui link yang telah disediakan,” imbuhnya.⠀

Rahmad menambahkan, surat edaran ini dikeluarkan dikarenakan lonjakan kasus positif covid-19 ini di Indonesia khususnya pulau jawa pada saat ini tenaga kesehatannya berjibaku merawat pasien yang tidak terkendali.

“Maka dari seluruh ASN di lingkungan Pemkot Balikpapan dilarang melakukan perjalanan dinas selama dua minggu kedepan guna menghindari penyebaran covid-19 di Balikpapan,” pungkasnya.(sb-02)⠀

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini