by

Hasil RDP Komisi II dengan Disdikbud, DKK, Kemenag dan PGRI, Ikhwan : Sekolah di Paser Siap Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

-DPRD Paser-1,576 views

TANAH PASER,suarabalikpapan.com-Komisi II DPRD Kabupaten Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes), Kementrian Agama (Kemenag) serta perwakilan PGRI Kabupaten Paser, di Ruang Rapat Bapekat DPRD Paser, Selasa (30/3/2021). RDP membahas soal rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah-sekolah di Kabupaten Paser.

Ketua Komisi II DPRD Paser Ikhwan Antasari  memimpin RDP didampingi Wakil Ketua Komisi II Arlina, beserta anggota Abdul Azis, Sri Noordianti, Yarius Pawe serta Kabag Fasilitasi Sekretariat DPRD Kabupaten Paser Zulkarnain.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Paser, Ikhwan Antasari mengatakan, tujuan RDP dengan Disdikbud, Dinkes, Kemenag dan perwakilan PGRI Kabupaten Paser, untuk mengetahui kesiapan sekolah dan isnstansi terjait terhadap PTM di Kabupaten Paser.

Ikhwan menjelaskan, hasil RDP bisa disimpulkan bahwa setiap penyelenggara pendidikan dibawah naungan Disdikbud dan Kemenag Paser sudah siap untuk pembukaan sekolah tatap muka. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah strategis dalam rangka percepatan persiapan pembukaan sekolah tatap muka sesuai mekanisme yang ada berupa protokol kesehatan (prokes).

“Kita tidak perlu menunggu tahun ajaran baru untuk PTM  karena sekolah – sekolah dan tenaga pengajar yang telah divaksin siap melaksanakan sekolah tatap muka,” akunya.

Setiap sekolah, kata Ikhwan, sudah memiliki anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk melaksanakan percepatan pembukaan sekolah tatap muka namun apabila alokasi dana tersebut masih kurang memadai, pihaknya bisa meminta pemerintah daerah mengalokasikan pagu anggaran khusus untuk mendukung kebutuhan pembukaan sekolah tatap muka ini.

“Seperti fasilitas untuk mencuci tangan, penyediaan masker dan penyemprotan disinfektan. Jadi apabila nanti ditemukan klaster baru di sekolah maka  ditutup selama 14 hari kemudian dibuka kembali,” tegasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini