by

Kapal Tongkang “Misterius” Berlabuh di Pelabuhan Mufakat Taka, Diduga Mau Angkut Batubara

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Sebuah kapal tongkang yang diduga memuat batubara bersandar di Pelabuhan Mufakat Taka Desa Rangan, Kecamatan Kuaro sejak Kamis, 15 September 2022 sekira Pukul 21.00 Wita. Keberadaan kapal tongkang tersebut membuat bingung pengelola Pelabuhan Mufakat Taka dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Paser sebab dikhawatirkan beroperasi secara illegal.

Kepala KUPP Kelas II Paser Capt. Aditya Karya mengatakan, kapal tongkang dengan nomor lambung NBP 2301 berlabuh tanpa laporan dari agen kapal dan pengelola Pelabuhan Mufakat Taka. “Kami belum mendapatkan laporan dari pihak agen, terkait adanya kapal yang berlabuh ini,” ucap Capt. Aditya Karya. Jumat (16/9/2022) lalu.

Ia menjelaskan, kapal tidak boleh bersandar sebelum adanya proses  laporan kepada pihak syabandar dan agen kapal. “Kami tidak memiliki dokumen permohonan izin berlabuh dari kapal ini,” aku Capt Aditya Karya.

Kendati demikian ia menegaskan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait sehingga status kapal tongkang ini bisa diketahui. “Yang jelas kami berupaya untuk semaksimal mungkin guna melaksanakan tugas kedinasan,” katanya.

Ia menegaskan, sedang  menunggu laporan dari pihak agen kapal atau pengelola Pelabuhan Mufakat Taka. “Kami hanya bisa menunggu, meskipun kapal tongkang tersebut sudah bersandar sejak kamis malam lalu,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola pelabuhan Mufakat Taka Amat mengaku, tidak mengetahui kedatangan kapal tersebut. Sebab tidak menerima informaai sama sekali. “Kami tidak mengetahui kedatangan kapal tersebut. Kami tidak diberikan informasi terkait kapal itu,” aku Amat.

Ia menegaskan, pihaknya tidak memberikan izin berlabuh kepada kapal tersebut. Apalagi kapal tersebut diduga akan mengangkut batu bara di Pelabuhan Mufakat Taka. “Informasi yang kami terima, kapal itu hendak mengangkut batubara milik PT KCI di Pelabuhan Mufakat Taka. Tapi karena kami tidak menerima laporan sehingga kami tidak memberikan izin untuk mengangkut sesuatu,”pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini