DPRD Balikpapan

Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Sabaruddin Menduga Terjadi Penimbunan

32
×

Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Sabaruddin Menduga Terjadi Penimbunan

Share this article
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Sulitnya warga memperoleh elpiji 3 kg bersubsidi di tingkat eceran belakangan ini mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle. Bahkan elpiji yang biasa disebut gas melon tersebut harganya mengalami lonjakan.

“Sebenarnya elpiji 3 kg ini disubsidi buat warga miskin, makanya kami mengimbau kepada warga yang mampu agar menggunakan elpiji 12 kg. Dalam seminggu ini penjual elpiji 3 kg eceran mengaku kesulitan mencari gas tersebut. Selain itu harganya sangat tinggi,” kata Sabaruddin Panrecalle kepada awak media di Gedung Parlemen pada Selasa (4/7/2023).
Politisi Gerindra ini mengatakan, kelangkaan elpiji 3 Kg diduga adanya penimbunan sehingga menyebabkan kelangkaan di pasaran. “Kepastian ini diperoleh seusai memonitor langsung sejumlah agen penyalur gas elpiji melon mengaku kehabisan stok,” katanya.
Sabaruddin mengingatkan, bahwa sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi menjadi Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang disubsidi Pemerintah, dipidana  penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.(sb-03).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *