by

Meresahkan Masyarakat, Anggota Dewan Masdari Kidang Minta Pemkab dan DPRD Kutim Sikapi Buaya Sungai Bengalon

SANGATTA,suarabalikpapan.com-Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang meminta Pemkab dan DPRD Kutim agar tidak menganggap sepele kasus buaya pemangsa manusia di Sungai Muara Bengalon. Pasalnya, kasus ini sudah berulang-ulang kali terjadi. Bahkan, baru-baru ini, kasus serupa menimpa bocah 8 tahun, Dimas Mulkan Saputra.

Kidang menilai belum ada pergerakan dari Pemkab dan DPRD untuk mencarikan solusi dan langkah konkret atas kejadian tersebut. “Pemerintah harus tanggap. Jangan sampai ada korban lagi, karena kalau saya perhatikan buaya ini sudah luar biasa, gak bisa dibiarkan lagi,” katanya,  kepada awak media, Jumat (5/3/2021).

Dirinya pun bersama tokoh-tokoh masyarakat di Bengalon sudah sering bersosialisasi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan buaya yang kini mulai sering menampakan wujudnya lalu menyerang manusia.

Tak hanya itu, dirinya juga sudah mendengar keluhan masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Bengalon. “Sempat kemarin juga ada dari masyarakat bertanya, bisa kah pemerintah baik itu bupati ataupun anggota dewan, buaya itu dicarikan aja pembelinya kulit buaya? Kalau bisa dikurangilah jumlahnya buaya itu,” pinta Kidang.

Menyikapi keluhan tersebut, Kidang mengaku akan mencoba mengajak anggota DPRD dan berkoordinasi dengan Pemkab Kutim untuk bersama-sama mencarikan solusinya. Agar dibuatkan penampungan, penangkaran, atau dicarikan pemburu untuk kemudian dimanfaatkan kulit buaya tersebut, lalu dicarikan pembelinya.

“Saya juga dengan teman-teman dewan sedang mencoba untuk pemasangan pelang di daerah-daerah rawan seperti pesisir sungai, agar warga bisa lebih hati-hati. Selanjutnya kami dan pemerintah akan mencarikan solusi,” bebernya.(adv/sb-04)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini