by

Merokok Sembarangan di Kutim Terancam Penjara 6 Bulan

SANGATTA,suarabalikpapan.com–Kutai Timur telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Nomor 08 Tahun 2017.Dalam perda tersebut mengatur larangan merokok pada tempat-tempat tertentu.
“Kutim telah memiliki Perda KTR yang mengatur larangan merokok di tempat-tempat tertentu,” kata Wakil Ketua I DPRD Kutim, Asti Mazar Bulang, kemarin.


Asti menuturkan, dalam Perda KTR tersebut, sejumlah lokasi dilarang merokok, diantaranya kawasan kantor bupati, rumah sakit, dinas kesehatan, sekolah, tempat layanan umum dan tempat lainnya.
“Bagi yang melanggar peraturan tersebut akan dikenai sanksi, paling tinggi denda Rp 50 juta rupiah dan kurungan penjara selama 6 bulan,” katanya.
Bagi yang melanggar peraturan tersebut akan dikenai sanksi, paling tinggi denda 50 juta rupiah dan kurungan penjara selama 6 bulan.
Sebelumnya Bupati Kutai Timur Ismunandar mengatakan, Perda ini perlu dilakukan sosialisai sesuai saran DPRD Kutim. Sebagai langkah awal, Kantor Bupati dan seluruh Kantor SKPD Pemkab Kutim menjadi tempat uji coba pelaksanaan Perda KTR.


“Sebelum menyentuh kantor swasta, kantor–kantor pemerintah harus menjadi contoh,” kata Ismu.
Ia menegaskan, pemkab harus adil terhadap perokok dengan menyediakan tempat khusus seperti di Kantor Bupati Kutim. Namun, ia menyayangkan, meski telah disediakan ternyata masih terdapat putung rokok dibuang di sembarang tempat seperti tempat bunga.
“Tidak boleh ada aktifitas merokok dalam ruang kerja, jika masih ada yang merokok ia minta dilaporkan kepadanya,” sebut Ismu.
Disahkannya Peraturan Daerah Tentang Kawasan Tanpa Rokok, diakui Ismu tidak hanya kawasan tanpa rokok terbebas dari asap rokok, namun terdapat larangan memperdagangkan rokok pada KTR seperti arena perkantoran Pemkab Kutim, rumah sakit dan puskesmas, termasuki sekitar sekolah dan perguruan tinggi.(Adv/sb-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini