by

Minimnya Fasilitas Infrastruktur, Jadi Persoalan Utama Warga Sangatta Utara

SANGATTA,suarabalikpapan.com–Minimnya infrastruktur menjadi persoalan utama warga Sangatta Utara. Menurut Anggota DPRD Kutai Timur David Rante, hal itu disampaikan warga saat dirinya menggelar reses masa sidang II tahun 2020 di Jl Yos Sudarso IV, Gang Merpati, Kampung Tator, RT 18, dan Desa Swarga Bara, baru-baru ini.
David mengatakan, banyak aspirasi dan usulan warga yang mencuat ketika reses berlangsung. Warga sangat antusias dan menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan lingkungan masing-masing. Hal itu mempermudah DPRD Kutim dalam bekerja karena bisa mendorong dan membiayai pembangunan sesuai dengan keperluan masyarakat.

“Beberapa usulan masyarakat yang muncul diantaranhya perbaikan jalan, drainase, penanganan banjir, pembangunan rumah ibadah, dan penanganan sampah. Saya akan berusaha memperjuangkan usulan masyarakat tersebut,” kata David, kemarin.
David mengakui dirinya selama menjadi anggota DPRD Kutai Timur melakukan beberapa pembenahan infrastruktur sesuai usulan masyarakat tersebut. Itu dirinya rutin membangun komunikasi dan menerima kedatangan warga ketika menyampaikan aspirasi diluar reses.
“Jalanan dan drainase sudah kami benahi. Itu akan terus kami anggarkan sampai pembangunannya benar-benar tuntas,” kata David.(rls/sb-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini