DPRD Kaltim

Nurhadi Saputra: Nilai Budaya Bangsa adalah Fondasi Good Governance di Daerah

211
×

Nurhadi Saputra: Nilai Budaya Bangsa adalah Fondasi Good Governance di Daerah

Share this article
Anggota DPRD Kaltim, H. Nurhadi Saputra, menekankan pentingnya nilai-nilai budaya bangsa sebagai dasar dalam membangun kepemerintahan yang baik (good governance) di daerah

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Nurhadi Saputra, menegaskan bahwa good governance atau kepemerintahan yang baik harus berakar pada nilai-nilai budaya bangsa. Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ke-9 yang digelar di Perumahan Panji RT 63, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, pada Minggu (5/10/2025).
Mengusung tema “Kepemerintahan yang Baik Bersumber Bernilai Budaya Bangsa”, acara ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya tata kelola pemerintahan yang adil, transparan, dan berpihak kepada rakyat.
Dalam sambutannya, Nurhadi Saputra menjelaskan bahwa pemerintahan adalah sistem atau lembaga yang menjalankan kekuasaan, sementara kepemerintahan mengacu pada proses atau cara kerja dari sistem tersebut. Ia menekankan bahwa konsep good governance merupakan pilar utama dalam mencapai keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat.
“Kepemerintahan yang baik mencakup transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, serta supremasi hukum,” ujar Nurhadi.
Lebih lanjut, Nurhadi menggarisbawahi bahwa dalam konteks Indonesia, penerapan good governance tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai budaya bangsa yang telah diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, nilai-nilai ini bukan hanya sebagai identitas nasional, tetapi juga sebagai pedoman moral dalam membangun pemerintahan yang adil dan harmonis.
Sementara itu, narasumber lainnya, Rustam Jouhary, menyoroti pentingnya penerapan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, musyawarah mufakat, keadilan sosial, kesederhanaan, kejujuran, serta toleransi dan kerukunan dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan.
“Good governance adalah cita-cita setiap bangsa. Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat potensial untuk dijadikan landasan dalam membangun sistem pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan,” jelas Rustam.
Keduanya sepakat bahwa penguatan demokrasi daerah tidak cukup hanya dengan kebijakan dan regulasi, tetapi juga harus dibarengi dengan internalisasi nilai budaya dalam praktik pemerintahan sehari-hari.
Dengan menjadikan nilai-nilai budaya bangsa sebagai pedoman utama, Indonesia diyakini mampu membangun sistem pemerintahan yang tidak hanya efektif dan efisien, tetapi juga berlandaskan kebersamaan, kemanusiaan, dan keadilan sosial.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *