
BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Banjir yang kerap melanda Kota Balikpapan kembali mendapat sorotan dari anggota DPRD Balikpapan H Nurhadi Saputra. Seperti yang terjadi pada sebagian wilayah Balikpapan pada Selasa (15/3/2022) malam hingga dini hari.
Menurutnya, selama ini, anggaran penanggulangan banjir yang dialokasikan oleh pemerintah hanya terfokus di wilayah perkotaan. Padahal, wilayah pinggiran kota seperti Balikpapan Timur juga sering terjadi banjir.
“Mohon maaf saya melihat masalah banjir yang selalu dicarikan solusi kebanyakan Jalan Beller, beje-beje dan MT Haryono. Padahal, wilayah Balikpapan Timur permasalahannya cukup kompleks, selain banjir juga masalah jalan tol dan lain-lain,” kata anggota DPRD Dapil Balikpapan Timur ini kepada awak media, Kamis (17/3/2022).
Untuk itu, dirinya menyayangkan apabila pemerintah hanya memikirkan persoalan banjir di wilayah perkotaan karena wilayah pinggiran juga sering terjadi banjir. “Memang persoalan banjir merupakan warisan dari pemerintah sebelumnya sehingga untuk pemerintahan baru saat ini kami masih maklumi. Tetapi kedepan penanganan banjir di wilayah Balikpapan Timur jangan sampai dilupakan,” pintanya.
Saat ini, berbagai fasilitas infrastruktur di wilayah Balikpapan Timur telah menjadi ikon Kota Balikpapan diantaranya Stadion Batakan, Embarkasi Haji Batakan, Jalan Tol Balsam, Pantai Segara Sari Manggar, Pantai Lamaru, Penangkaran Buaya Teritip, Makam Jepang Lamaru, Tempat Pengelolaan Akhir Sampah Manggar, Jembatan Manggar hingga Waduk Teritip.
“Di Balikpapan Timur banyak pembangunan yang dianggarkan Pemprov Kaltim. Saya berharap anggota DPRD Kaltim Dapil Balikpapan benar-benar mengawasinya seperti pembangunan jalan tol Balsam. Ya kalau ada bantuan dana dari provinsi, janganlah pembangunan drainase yang ukuran kecil saja diberikan di Balikpapan Timur tapi juga drainase berukuran besar. Bisa dibayangkan drainase besar seperti di Jalan MT Haryono saja masih banjir. Apalagi di Balikpapan Timur drainasenya hanya berukuran 1 sampai 2 meter saja,” ujarnya.
Yang jelas, kata Nurhadi, perhatian pemerintah terhadap pembangunan di wilayah Balikpapan Timur masih sangat minim terutama masalah penanganan banjir. “Saat ini pemeliharaan Jalan Mulawarman sudah tidak menggunakan anggaran dari Pemkot Balikpapan. Jadi sebaiknya anggaran dari pemkot itu dialihkan saja untuk pembangunan drainase di wilayah Balikpapan Timur,” usulnya.(sb-02)












