by

Pasar Liar Marak di Pinggir Jalan, Pedagang Ikan Pasar BP Bakal Demo ke Kantor Satpol PP

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Omzet pedagang pasar ikan, ayam, dan sayur-sayuran di Pasar Balikpapan Permai (BP), Kelurahan Damai, Balikpapan Kota terus mengalami penurunan sejak maraknya pasar-pasar liar di pinggir jalan. Salah satunya pasar di kawasan Jalan Beller.

Juru bicara pedagang ikan Pasar BP, Alang, mengaku omzet pedagang yang menjual ikan, ayam, hingga sayuran di Pasar BP mengalami penurunan sebesar 50 sampai 70 persen sejak menjamurnya pasar-pasar liar di pinggir jalan.

“Kalau sudah berbentuk pasar harus ditertibkan karena harus ada izin dari pemerintah. Tapi kok dibiarkan saja oleh Satpol PP,” kata Alang, kepada awak media, Jumat (23/4/2021).

Menurutnya, akibat omzet pedagang ikan, ayam, serta sayuran mengalami penurunan sehingga banyak yang mencari pekerjaan lain. Seperti menjadi tukang parkir, tukang ojek dan lainya. “Dulu pedagang ikan kurang lebih 40-an tapi sekarang tinggal 11. Ya lama-lama tutup juga karena sepi pembeli,” aku Alang.

Ia mengaku, sudah menyampaikan keluhan ini kepada anggota dewan tapi belum ada tindaklanjut dari aparat terkait seperti Satpol PP guna menertibkan para pedagang liar yang marak di pinggir jalan. “Sudah kami sampaikan kepada anggota dewan tapi belum ada Tindakan dari Satpol PP,” kata Alang.

Ia berharap kepada Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi agar turun tangan menertibkan pasar-pasar liar di pinggir jalan di Balikpapan yang semakin marak. “Kami minta pak Wali kota jangan biarkan pasar-pasar liar di pinggir jalan yang semakin marak karena sulit ditertibkan kalau sudah banyak sehingga membuat kota ini semakin semrawut dan tidak nyaman,” kata Alang.

Dirinya membandingkan dengan kepemimpinan Wali Kota Balikpapan sebelumnya Imdaad Hamid yang selalu memberikan solusi. “Waktu Pak Imdaad kami berjualan di luar pasar dipanggil lalu disuruh berjualan di dalam pasar. Tidak seperti sekarang dibiarkan saja. Jadi ada solusinya karena kami juga membayar retribusi kepada pemerintah,” terangnya.

Untuk itu, Alang berharap kepada Wali Kota Balikpapan terpilih Rahmad Mas’ud untuk selalu memberikan solusi kepada masyarakat terutama kepada para pedagang ikan, ayam dan sayur di Pasar BP yang terus mengalami penurunan omzet akibat maraknya pasar liar di pinggir jalan. “Dulu waktu Pak Imdaad memang banyak penggusuran tetapi selalu ada solusi. Jadi masyarakat senang,” terangnya.

Apabila Pemkot Balikpapan tidak menertibkan pasar-pasar liar di pinggir jalan, kata Alang, setelah Ramadan pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Satpol PP Balikpapan. “Nanti kalau tidak ditertibkan pasar-pasar liar di pinggir jalan kami akan berdemo di Kantor Satpol PP Balikpapan setelah Lebaran,” kata Wakil Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Balikpapan ini.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini