by

Pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Desa Sungai Tuak, Tunggu SK dari Pemprov Kaltim

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Kawasan wisata terpadu buatan, di Desa Sungai Tuak Kecamatan Tanah Grogot yang sebelumnya dilakukan pematangan lahan. Saat ini sedang menunggu kepastian Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kaltim untuk dilakukan pembangunan. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser Muksin.

Pembangunan wisata terpadu buatan tersebut diusulkan oleh Disporapar Paser, menggunakan Bankeu Provinsi tidak menggunakan APBD Paser. Pasalnya untuk pembangunan wisata tersebut menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp29 miliar. “Untuk kelanjutan pematangan lahan dan pembangunan infrastruktur tahap awal informasi yang kami dapat tahun ini akan mendapatkan Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim sebesar Rp10 miliar,” kata Muksin, kepada media ini, Rabu (5/1/2022)

Namun baru dapat dipastikan lanjut Muksin, setelah mendapatkan surat secara resmi dari  Pemprov Kaltim. Ia mengaku sampai hari ini Disporapar Paser belum menerima surat resmi tersebut berapa nominal yang diterima untuk pembangunan kawasan wisata terpadu tersebut. “Mudahan saja dalam minggu ini sudah ada pemberitahuan resminya,” ucapnya.

Muksin mengatakan, biasanya sebelum masuk tahun baru sudah muncul surat resmi tersebut, namun kali ini sedikit mundur surat tersebut keluar. Dari informasi yang diperoleh di Provinsi, dari hasil evaluasi Kemendagri harus ada yang diperbaiki terlebih dahulu dari APBD Provinsi Kaltim. “Mungkin itu salah satu kendalanya, mengapa sampai saat ini surat keputusan resmi itu belum keluar, karena harus diperbaiki dulu baru di kirim kembali ke Kemendagri,” jelasnya.

Muksin mengatakan, pembangunan wisata tersebut dilakukan secara bertahap setiap tahunnya, apabila tidak ada kendala yang riskan dalam pembangunan wisata tersebut. Ditargetkan tahun 2024 selesai. Ditahun ini rencananya akan dibangun wisata kuliner bagi para pelaku UMKM terlebih dahulu serta panggung kesenian, dan apabila telah selesai pengerjaannya dapat langsung digunakan.

“Jadi tidak harus menunggu selesai semua, karena banyak yang dibangun dikawasan itu. Jadi kami memang bangunnya secara parsial, tapi begitu selesai 1 kawasan dia langsung dapat di fungsional kan, serta ditahun ini juga ada penataan taman di daerah itu dari Cipta Karya” jelasnya.(sb-06)


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini