Kota Balikpapan

Pemkot Siapkan Konsep Penataan dan Penertiban Pedagang Pasar Pandansari

67
×

Pemkot Siapkan Konsep Penataan dan Penertiban Pedagang Pasar Pandansari

Share this article
Pemkot Balikpapan akan melakukan penataan dan penertiban pedagang Pasar Pandansari agar lebih tertib

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Konsep penataan dan penertiban para pedagang Pasar Pandansari sedang menjadi pembahasan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan menggelar rapat khusus bersama OPD terkait untuk membahas konsep tersebut, di Kantor Disdag Balikpapan, pada Senin (6/3/2023).

Kepala Disdag Balikpapan Haemusri Umar menyampaikan hasil pertemuan itu nantinya akan menjadi pembahasan selanjutnya.
“Pada tahapan pertama, kita lakukan sosialisasi kepada para pedagang, kemudian stakeholder dan OPD terkait dalam penataan pasar. Karena ini memasuki bulan suci Ramadan kemudian Idul Fitri,”ujarnya kepada awak media usai pertemuan.
“Nanti rencana penataan dan penertiban akan kita lakukan di bulan Juli hingga Desember 2023,”akunya. Berkaitan dengan konsep yang akan dilakukan, pihaknya menyebut akan ada tahapan pembersihan serta perbaikan sarana, prasarana serta utilitas pada lantai dua dan tiga Pasar Pandansari.
“Setelah itu, eksekusinya kita coba verifikasi (pedagang) yang resmi. Kita masukkan kembali ke petaknya masing-masing, kemudian kita akomodir sesuai zona-zona pasar kering, basah, kelontongan dan lain-lain,” terangnya.
Secara keseluruhan, kata Dia, jumlah pedagang resmi yang ada dan terdata di Pasar Pandansari ini mencapai kurang lebih 600 pedagang. Sementara itu, petak yang ada, berkisar 1.600 petak. “Jadi, kalau dilihat dari lantai satu, dua dan tiga itu sebenarnya sudah cukup. Persoalan sekarang ini kan yang harus ditata adalah orang yang berjualan di dalam dan di luar pagar,” katanya.
Haemusri menambahkan, hal ini juga merupakan langkah sosialisasi yang dilakukan pihaknya untuk menginformasikan kepada para pedagang untuk bersama-sama menciptakan ketertiban di kawasan Pasar Pandansari. “Kami bersama teman-teman dari Satpol PP sedang mendesain terkait  teknis penertiban dan penataannya,” ujarnya.
Adapun, konsep yang menjadi pertimbangan Disdag dalam melakukan penataan dan penertiban adalah perilaku berbelanja dari konsumen atau pembeli. “Mulai dari basah, kering kemudian campuran. Itu yang sedang kami desain, karena konsepnya harus utuh dan bisa disosialisasikan kepada pedagang. Dua bulan ini harus diselesaikan konsepnya, Lebaran pasti sudah selesai,”terangnya.
Berkaitan dengan penertiban, konsep yang masih disusun itu akan berkolaborasi dengan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Balikpapan.(sb-02/adv/kominfo-bppn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *