by

Perbaikan Waduk Telagasari Bocor Lagi, Dewan Akan Panggil DPU dan Kontraktor

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Proyek perbaikan Waduk Telagasari saat diuji coba pengisian air, terlihat mengering kembali pada Sabtu (23/4/2022). Ada dugaan waduk tersebut mengalami kebocoran kembali. Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Fadliannoor mengatakan, pengerjaan Waduk Telagasari menggunakan Dana Tidak Terduga (DTT) kurang lebih Rp 2 miliar dikerjakan tahun 2021 lalu sehingga pengerjaan waduk tersebut telah melebihi batas waktu.

Pengerjaan Waduk Telagasari telah melebih batas tahun. Karena adanya bahan material yang digunakan sangat spesial, seperti material blanket atau tanah liat kedap air. Namun setelah pengerjaan selesai dan di uji coba pengisian air ternyata terjadi kebocoran kembali. “Makanya harus diperiksa dulu terutama konsultannya, kemudian yang memutuskan pekerjaan semua menggunakan DTT  atau kontraktornya bekerja tidak sesuai dengan spek yang diminta atau diinginkan oleh konsultan, sehingga ini terjadi suatu kebocoran” ujarnya kepada media ini, pada Senin (25/4/2022).

Jika benar Waduk Telagasari terjadi kebocoran kembali, kata Fadlianoor, maka Dinas Pekerjaan Umum (DPU) harus bertanggung jawab. karena sudah menggunakan dana APBD kurang lebih Rp 2 miliar. “Dalam waktu dekat, kami akan panggil DPU, konsultan dan kontraktor yang mengerjakan Waduk Telagasari. Dan kami juga akan melakukan sidak ke Waduk Telagasari untuk mencari tahu apa penyebab sehingga waduk tersebut bocor kembali,” terangnya.

“Nanti kita lihat, apakah ini kesalahan kontraktor atau kesalahan konsultan, karena  bisa saja kontraktor tidak menjalankan spek pengerjaan yang telah ditentukan. Jadi kalau berbicara sanksi, pasti ada jika pengerjaannya tidak sesuai dengan spek yang sudah ditetapkan. Apalagi jika pengerjaan yang sudah dikonsultasikan tidak dijalankan oleh kontraktor itu jelas salah,” tuturnya.

Menurut Fadlianoor, pihaknya belum tahu siapa yang salah, apakah kontraktor atau konsultan. Atau bisa saja lemahnya pengawasan dari DPU, mungkin juga asal-asalan untuk penanganan sementara. “Semoga itu tidak terjadi, sebab anggaranya sangat besar. Kami sebagai anggota dewan sangat menyangkan dengan anggaran yang besar, tapi kualitas pengerjaannya rendah, terbukti belum sampai sebulan sudah terjadi kebocoran kembali,” ujar Fadlianoor. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan Andi Muhammad Yusri Ramli saat di konfirmasi melalui telpon selulernya belum memberi tanggapan terkait kebocoran kembali Waduk Telagasari.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini