Pesona Mangrove Center Graha Indah, Tempat Pembibitan Mangrove Terbaik di Dunia

HUTAN Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar pesisir pantai. Selain mencegah abrasi (pengikisan) pantai, mangrove juga sebagai tempat bertelur ikan. Balikpapan memiliki kawasan konservasi (perlindungan) Mangrove Center Graha Indah, yang terletak di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Lalu seperti apa kondisi Mangrove Center Graha Indah ini?  

  • Oleh : Abramsyah Halim.
  • Wartawan suarabalikpapan.com

Mangrove Center Graha Indah bukan hanya sebagai kawasan konservasi dan pembibitan tanaman mangrove, tetapi telah menjadi obyek wisata andalan di Balikpapan. Tidak tanggung-tanggung pengunjungnya bukan hanya dari Balikpapan saja, tetapi juga dari mancanegara. Baik dari Asia, Afrika, Amerika, hingga Eropa. Mereka datang bukan hanya berwisata tetapi sekaligus melakukan penelitian mangrove.

Menariknya di dalam hutan mangrove ini hidup hewan endemic Kalimantan seperti Bekantan (Nasalis Larvatus),  monyet, burung khas Kalimantan, buaya, ikan pesut, hingga lumba lumba air tawar.

Lokasi pembibitan tanaman mangrove di kawasan Mangrove Center Graha Indah

Menurut pengelola Mangrove Center Graha Indah, Agus Bei, Mangrove Center Graha Indah, berada di atas lahan seluas kurang lebih 150 hektar yang terletak di bagian utara Delta Teluk Balikpapan memanjang dari barat ke timur di Sungai Somber. “Saat ini telah bergabung 20 komunitas untuk menunjang kegiatan dan perlindungan Mangrove Center Graha Indah,” ujar Agus Bei di sela-sela kunjungan Sekretariat DPR RI, pada Minggu (24/7/2022).

Menurutnya, mayoritas para pengunjung menanyakan proses pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan mangrove di pesisir pantai yang sangat berbeda dengan pembibitan dan penanaman pohon di darat. 

Bagi para pengunjung yang ingin melihat pesona Mangrove Center Graha Indah ini, Agus Bei menyediakan fasilitas perahu mesin untuk mengelilingi mangrove sekaligus melihat hewan-hewan endemic Kalimantan diantaranya bekantan dan monyet. “Butuh 8 tahun tanaman mangrove ini untuk tumbuh sempurna untuk bisa menahan abrasi dan tempat bertelur ikan,” katanya.

Hewan bekantan (Nasalis Larvatus) yang kerap terlihat di kawasan Mangrove Center Graha Indah

Selain bekantan dan monyet, di kawasan mangrove ini juga terdapat burung pemakan udang (Alcedinidae). Burung ini sangat unik karena buluhnya terdapat 5 warna dan jarang terlihat saat mengelilingi mangrove di Delta Teluk Balikpapan. “Kalau bekantan dan monyet sering terlihat. Tapi kalau burung pemakan udang dengan buluh lima warna ini jarang terlihat di kawasan mangrove Delta Teluk Balikpapan ini,” ujar seorang pemandu di kawasan Mangrove Center Graha Indah.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *