TANA PASER,suarabalikpapan.com-Ketua DPRD Kabupaten Paser Hendra Wahyudi ST mengelar reses Masa Sidang I/2023 mulai 23 sampai 27 Januari 2023 pada beberapa desa/kelurahan di Kecamatan Long Kali. Dalam reses tersebut beberapa usulan disampaikan oleh warga diantaranya kesejahteraan guru ngaji dan lain-lain. Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi mengatakan, kesejahteraan guru ngaji memang masih perlu diperhatikan. Pasalnya saat ini honor guru ngaji masih sebesar Rp 80 ribu perbulan. Honor guru ngaji tersebut diterima oleh setiap guru ngaji di setiap akhir tahun anggaran saja. Kesejahteraan guru ngaji ini perlu menjadi perhatian, ia berkomitmen bakal dimasukan dalam pembahasan di DPRD Paser. “Nanti akan kami masukkan dalam pembahasan pada rapat DPRD Paser,” kata Hendra Wahyudi, Senin (30/1/2023). Terkait dengan besaran yang akan disalurkan lanjut Hendra, akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Tentunya aspirasi ini bakal diperjuangkan dan diupayakan. “Kami akan perjuangkan aspirasi dari guru ngaji ini, kalau untuk besarannya menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” ujarnya. Hendra Wahyudi menambahkan, pada saat pelaksanaan reses, perwakilan guru ngaji meminta agar dibentuk satu aturan yang menetapkan besaran honor guru ngaji. Sesuai dengan fungsi DPRD Paser, yakni sebagai legislasi yakni pembentukan peraturan daerah tentunya bakal di bahas. “Kami akan segera bahas bersama anggota DPRD Paser terkait adanya permintaan ini,” pungkasnya.(sb-06)
Reses Hendra Wahyudi di Kecamatan Longkali, Warga Minta Honor Guru Ngaji Dinaikan












