by

Satpol PP Siap Tertibkan PKL Pasar Pandansari 23 Juni

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Satpol PP berencana melakukan penertiban PKL Pasar Pandansari sesuai hasil rapat dengan Komisi III DPRD dan OPD terkait beberapa waktu lalu. Hal ini dilakukan mengingat ada beberapa area yang sebenarnya tidak boleh dijadikan tempat berjualan oleh pedagang.

Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli mengungkapkan bahwa penertiban PKL di Pasar Pandansari terutama difokuskan pada area fasum, parkiran dan akses jalan utama sesuai dengan SK yang telah dikeluarkan oleh Wali Kota Balikpapan. “Kita prioritaskan yang disebut di SK. Tak perlu melakukan sosialisasi karena kawasan tersebut juga sudah dipasang pengumuman area mana saja yang boleh untuk berjualan. Bahkan, kita sudah berulang-ulang memberikan pemberitahuan,”  kata Zulkfili, kepada awak media, Jumat (11/6/2021)

Zulkifli mengatakan,  Pasar Pandansari pernah dilakukan penertiban besar-besaran tahun 2019 lalu. Hingga kini belum kembali dilakukan. Untuk itu dirinya mengimbau jika PKL yang tetap ingin berjualan agar menghindari titik-titik penertiban yang dimaksud. Yakni area jalan utama, parkiran dan fasum.

Ada juga jalur utama yang depan masjid itu juga harus klir karena mengarah ke jalan utama. Rencananya, lanjut Zulkifli, penertiban PKL Pandansari akan dilakukan tanggal 23 Juni ini. Dan meminta agar pihak PKL dapat merelokasi dagangannya di tempat yang tidak masuk titik penertiban. “Selebihnya silakan para pedagang mengatur diri bahwa yang tidak disebut di SK berarti masih bolehkan, secara garis besar tiga titik yang tidak dibolehkan sesuai SK Wali Kota Balikpapan adalah, PKL dilarang untuk berjualan di area jalan umum seperti pertama, akses ke pasar yang mengarah ke jalan utama,” tuturnya.

“Kemudian, depan masjid jalan utama, depan kantor UPT, jalan utama. Lalu, lokasi yang digunakan untuk parkir umum dan tempat fasilitas umum juga tidak dibolehkan dalam SK tersebut,” pungkasnya.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini