DPRD Balikpapan

Syarifuddin Oddang Tinjau Langsung Titik Banjir Balikpapan, Dorong Evaluasi Anggaran dan Tata Kelola Lingkungan

109
×

Syarifuddin Oddang Tinjau Langsung Titik Banjir Balikpapan, Dorong Evaluasi Anggaran dan Tata Kelola Lingkungan

Share this article
Anggota DPRD Balikpapan Syarifuddin Oddang

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Oddang, menyatakan akan turun langsung ke lapangan untuk meninjau titik-titik banjir yang selama ini belum tertangani secara tuntas. Meskipun anggaran miliaran rupiah telah digelontorkan setiap tahun dari APBD Kota Balikpapan, permasalahan banjir justru terus bertambah.
Pernyataan ini disampaikan Oddang saat ditemui awak media di Gedung Parlemen Balikpapan, Senin (5/5/2025). Menurutnya, ke depan, penanganan banjir tidak cukup hanya berdasarkan laporan dari organisasi perangkat daerah (OPD) tanpa verifikasi langsung ke lapangan.
“Kita tidak bisa terus-menerus menerima informasi sepihak dari OPD. Perlu ada sinkronisasi dan peninjauan langsung karena ini menyangkut penggunaan uang rakyat,” tegas Oddang, politisi Partai Hanura itu.
Ia juga mengajak awak media untuk mendampinginya dalam kunjungan perorangan tersebut, sebagai bentuk transparansi dan pengawasan publik.
Oddang menambahkan bahwa penyelesaian banjir di Balikpapan tidak cukup hanya fokus pada titik-titik banjir, tetapi juga harus memperhatikan aspek tata kelola lingkungan, terutama di wilayah hulu dan hilir. Saat ini, kata dia, kota kehilangan banyak kawasan tangkapan air yang sangat krusial untuk mengendalikan aliran permukaan saat hujan deras.
Sementara itu, Pemkot Balikpapan terus berupaya mengurangi banjir dengan melakukan penataan Bendali Ampal Hulu yang terletak di belakang Pasar Segar, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara. Proyek ini diharapkan dapat mengurangi genangan di kawasan rawan seperti Jalan Beller dan Jalan MT Haryono.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan bekerja sama dengan Kodim 0905/Balikpapan untuk melakukan pengerukan kolam retensi seluas 4 hektare dengan kedalaman 2 meter. Kolam ini akan menampung aliran air sementara dari saluran sekunder Strat III dan saluran Depsos Bawah.
“Kami melaksanakan proyek ini secara swakelola dengan TNI. Selain efisiensi teknis, TNI juga membantu menangani persoalan sosial di lapangan. Saat ini pembebasan lahan belum 100 persen rampung, masih ada beberapa bidang tanah yang harus diselesaikan melalui proses konsinyasi di pengadilan,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase Dinas PU Balikpapan, Jen Supriyanto.
Langkah-langkah tersebut diharapkan menjadi solusi jangka menengah menuju sistem pengendalian banjir yang lebih komprehensif di Kota Balikpapan.(sb-03).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *