Kabupaten Paser

Wujudkan Visi Paser TUNTAS, Seluruh Desa di Paser Akan Terhubung Internet Publik pada 2025

46
×

Wujudkan Visi Paser TUNTAS, Seluruh Desa di Paser Akan Terhubung Internet Publik pada 2025

Share this article
Kepala Diskominfostaper Paser Arief Rahman

TANA PASER,suarabalikpapan.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostaper) memastikan seluruh desa di wilayahnya akan terhubung dengan jaringan internet publik pada tahun 2025. Sebanyak 26 fasilitas internet publik akan dipasang di 12 desa yang tersebar di lima kecamatan, bekerja sama dengan PT PLN Icon Plus, anak usaha dari PT PLN (Persero) yang memiliki jaringan fiber optik.
Kepala Diskominfostaper Paser, Arief Rahman, menjelaskan bahwa lokasi pemasangan jaringan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat setempat.
“Pemasangan akan mengikuti titik-titik yang diinginkan masyarakat desa,” ujarnya pada Senin (23/6/2025).
Berikut sebaran pemasangan 26 titik internet publik oleh Pemkab Paser: Kecamatan Long Kali: 2 titik di Desa Muara Adang 2, 2 titik di Desa Muara Lambakan, Kecamatan Long Ikis: 2 titik di Desa Adang Jaya, 2 titik di Desa Brewe,
Kecamatan Muara Samu: 2 titik di Desa Muara Andeh, 2 titik di Desa Biu, Kecamatan Batu Engau: 3 titik di Desa Pengguren Jaya, 3 titik di Desa Lomu, Kecamatan Muara Komam: 2 titik di Desa Lusan, 2 titik di Desa Muara Langon, 2 titik di Desa Sekuan Makmur, dan 2 titik di Desa Prayon.
Selain 26 titik tersebut, Diskominfostaper juga mengusulkan tambahan enam titik jaringan internet publik melalui teknologi satelit Starlink kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).
Menurut Kepala Bidang Teknologi Komunikasi dan Informatika (TKI) Diskominfostaper Paser, Marnita Sari, dari enam titik yang diusulkan, kemungkinan hanya lima yang akan direalisasikan. Enam titik yang diajukan berada di:
Puskesmas Tanjung Harapan (Desa Tanjung Aru), Kantor Desa Labuang Kallo, Kantor Desa Harapan Baru, Kantor Desa Tiwei,
Kantor Desa Muara Adang II dan Kantor Desa Muara Pias.
“Semoga usulan ini dapat disetujui, sehingga pemerataan internet bisa lebih optimal,” ujar Marnita.
Hingga kini, baru 12 desa di Kabupaten Paser yang memiliki fasilitas internet publik gratis. Jika rencana penambahan 26 titik dari Pemkab dan lima hingga enam titik dari Pemprov terwujud, maka seluruh desa akan memiliki akses internet, meskipun belum merata di seluruh area dalam satu desa.
“Kadang hanya beberapa titik di satu desa yang memiliki akses internet karena kondisi geografis dan sebaran rumah yang berjauhan,” jelas Marnita.
Untuk menjangkau wilayah blankspot yang tidak bisa dilalui jaringan fiber optik atau BTS, Pemkab Paser akan mengandalkan jaringan satelit Starlink. Salah satu contoh penggunaannya sudah dilakukan di wilayah Kepala Telake.
Diskominfostaper juga telah membangun lima menara Base Transceiver Station (BTS) yang memudahkan ekspansi jaringan oleh penyedia layanan telekomunikasi.
Program internet desa ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Paser, Fahmi Fadli, yang ingin seluruh wilayah Kabupaten Paser memiliki akses internet berkualitas guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Akses informasi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga peluang ekonomi digital diharapkan bisa lebih mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat melalui program ini.
“Semoga keinginan Bupati agar seluruh wilayah di Paser bisa mengakses internet dengan kualitas baik dapat segera terwujud,” tutup Marnita.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Paser untuk mewujudkan visi Paser TUNTAS: Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera di seluruh pelosok Bumi Daya Taka.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *