DPRD Kaltim

Mimi Pane Sosialisasi Wasbang di Mekar Sari, Warga Diingatkan Tidak Sebarkan Berita Hoaks di Tahun Politik

102
×

Mimi Pane Sosialisasi Wasbang di Mekar Sari, Warga Diingatkan Tidak Sebarkan Berita Hoaks di Tahun Politik

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Mimi Meriami BR Pane, anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah bersama narasumber DR Bruce Anzward berfoto bersama usai sosialisasi Wawasan Kebangsaan di RT 15 Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah, pada Minggu (5/2/2023) malam.

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane, SE dari Fraksi PPP, melakukan melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di RT 15 Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah, Minggu (5/2/2023) malam. Dalam sosialisasi tersebut, Mimi Pane didampingi narasumber dosen Fakultas Hukum Universitas Balikpapan (Uniba) Dr Bruce Anzward, anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah SH dengan moderator Iin Rahman.

Mimi Meriami BR Pane dalam sambutanya menjelaskan, Wawasan Kebangsaan ini sangat penting disosialisasikan kepada masyarakat, terutama 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Bhineka Tunggal Ika. “Sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini untuk menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Jadi saya berharap meskipun kita berbeda-beda suku, agama maupun golongan kita tetap saling menghormati satu dengan yang lain,” kata istri dari anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah SH ini.
Pada kesempatan tersebut, Mimi pane juga mengingatkan masyarakat jangan sampai terpapar paham-paham intoleransi,  radikalisme hingga politik identitas yang bisa merusak kehidupan beragama serta persatuan dan kesatuan. “Kita ini harus hidup bertoleransi, saling menghargai serta guyup agar tercipta kerukunan antar warga khususnya di lingkungan RT,” ujar Mimi.
Hal senada diungkapkan anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah, ia mengatakan, sebenarnya wawasan kebangsaan ini merupakan pelajaran SD dulu. Seperti pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP), Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) serta P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). Pada kesempatan tersebut ia juga mengingatkan warga bahwa tahun 2023 merupakan tahun politik. “Tahun politik sila ketiga Persatuan Indonesia harus dijaga. Hati-hati dalam menyebarkan berita hoaks atau bohong.  Jangan sampai rasa persatuan kita rusak. Ya, boleh beda pilihan politik tapi harus adem,” ujar Ardiansyah.
Sementara itu, narasumber Dr Bruce Anzward juga menjelaskan tentang Wawasan Kebangsaan terdiri dari 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 45, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya nilai-nilai 4 pilar di masyarakat saat ini mulai tergerus oleh teknologi seiring berkembangnya teknologi digital. “Sekarang ini anak-anak kita sudah terdoktrin dengan ponsel sehingga mungkin ada siswa yang lupa tentang Pancasila,” katanya.
Ia mengatakan, wawasan kebangsaan adalah cara pandang suatu bangsa mengenai diri dan ideologinya, serta cita-citanya yang diorientasikan untuk memperkokoh dan menjaga persatuan dan ketahanan bangsa. Sedangkan, tujuan dan sasaran wawasan kebangsaan jelas Bruce, diantaranya untuk mewujudkan bangsa yang kuat, rukun bersatu, berdaya saing tinggi, sejahtera, terjaganya sejarah kebangsaan Indonesia dan cinta NKRI, revitalisasi-reaktualisasi nilai-nilai Pancasila.
Ia berharap kedepan nilai-nilai dalam Pancasila harus tetap dipertahankan sehingga tidak sekadar dihafal tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti toleransi dan kebersamaan antar warga yang hidup bergotong-royong. “Indonesia terdiri dari beragam adat budaya, suku dan agama namun masyarakatnya tetap hidup rukun dan damai serta saling tolong menolong,” katanya.
Disela-sela sosialisasi anggota DPRD Kaltim, Mimi Pane, anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah bersama narasumber Bruce Anzward melakukan sesi tanya jawab singkat terkait Wawasan Kebangsaan. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *