by

Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo Sosialisasi Perda Pajak Daerah di Rusunawa Manggar

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com- Anggota DPRD Kaltim Dapil Balikpapan dari Fraksi Gerindra, Ir H Bagus Susetyo, MM melakukan Sosialisasi Perda (Sosper) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, di Rusunawa, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Minggu (7/3/2021). Para peserta yang hadir dalam sosialisasi tersebut semuanya menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim ini menjelaskan, sosialisasi  Perda  merupakan salah satu program  baru yang  ditetapkan menjadi agenda  anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur pada 2021.

“Karena Januari dan Februari belum siap  maka baru dijalankan bulan Maret ini,” kata Bagus Susetyo, kepada media ini, usai sosialisasi.

Ia mengungkapkan, pembuatan Perda merupakan salah satu tugas dari DPRD bersama pemerintah daerah. “Jadi  salah satu tugas dari wakil rakyat adalah legislasi atau membuat peraturan daerah  bersama-sama dengan pemerintah,” ujarnya.

Perda yang telah dibuat ini, kata Bagus, selama ini hanya  bisa didapatkan oleh masyarakat dari browsing internet, para pejabat, lembaga negara, atau organisasi masyarakat yang kebetulan ketemu permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat.

“Padahal masyarakat selaku warga negara  harusnya mendapat penjelasan terkait peraturan daerah, sebab peraturan daerah sebagai salah satu tolok ukur  prestasi  dari wakil rakyat. Artinya  kegiatan kedewanan  tolok ukurnya seberapa banyak perda yang dihasilkan dan tahun ini ada enam perda yang telah disahkan untuk disosialisasikan ke masyarakat. Salah satunya perubahan pajak daerah,” terangnya.

“Nantinya sosialisasi perda ini diagendakan rutin dilaksanakan setiap bulan oleh anggota DPRD Provinsi Kaltim,” akunya.

Mengenai sosialisasi dilakukan oleh anggota di DPRD di masing-masing daerah pemilihan (Dapil)? Bagus mengungkapkan, hal itu hanya untuk mempermudah koordinasi dan pelaksanaan kegiatan sesuai anggaran yang telah ditetapkan oleh Sekretariat DPRD Kaltim.

“Makanya saat sosialisasi didampingi oleh sekretariat DPRD karena terkait dengan pertanggungjawaban.  Sebenarnya kegiatan kedewanan  ini merupakan agenda dari pemerintah tapi dilaksanakan oleh legislatif,” ujarnya.

Terkait sosialisasi pajak daerah, Bagus menegaskan,   pendapatan asli daerah (PAD) di Kaltim mengalami peningkatan cukup baik setiap tahun. Untuk itu,  masyarakat perlu mendapat edukasi atau pemahaman bahwa pajak ini, merupakan kewajiban dari masyarakat dan masyarakat mempunyai hak untuk bisa menikmati lewat mulusnya jalan yang dibangun oleh pemerintah, fasilitas jembatan,  air minum, penerangan jalan umum (PJU) dan fasilitas-fasilitas umum lainya.

“Makanya kita harus taat pajak sesuai Perda Pajak Daerah yang sudah diuji publik, dengan pajak yang dibayarkan masih dalam taraf-taraf kemampuan masyarakat. Nantinya sosialisasi Perda kembali digelar awal April. Sebab masih ada enam perda berbeda yang akan disosialisasikan tahun ini,” pungkasnya.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini