by

Bagus Susetyo Sosialisasi Perda Pajak Daerah di Manggar Baru, Warga Sampaikan Pembangunan RSUD dan Sekolah Baru

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim, Ir H Bagus Susetyo, MM melakukan sosialisasi Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, di kawasan Tanjung Kelor,  RT 10 Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur, pada Senin (30/8/2021) pukul 09.00 wita.

Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi narasumber Ketua Pembina Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mustika Bangsa H Sukarman Muh SH.

Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo mengatakan, perda tentang pajak daerah ini sangat penting disosialisasikan kepada masyarakat tujuannya untuk memberi pemahaman tentang pentingnya taat membayar pajak, karena ketaatan masyarakat dalam membayar pajak selain dapat meningkatkan pendapatan daerah juga dapat meningkatkan pembangunan di daerah.

Menurutnya 80 persen pembiayaan pembangunan baik di pusat maupun daerah berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat. “Maka dari itu kami mengajak kepada masyarakat untuk taat dalam membayar pajak, karena dari hasil pembayaran pajak itulah yang nantinya salurkan kembali kepada masyarakat baik dalam bentuk bangunan pemerintah maupun kegiatan lainnya,” kata Bagus Susetyo.

Terkait sosialisasi perda ini Bagus menjelaskan, tugas dan fungsi DPRD ada tiga, yakni pertama fungsi legislasi diwujudkan dalam bentuk peraturan daerah bersama-sama kepala daerah, kedua fungsi anggaran diwujudkan dalam membahas dan menyetujui APBD bersama-sama kepala daerah dan ketiga fungsi pengawasan diwujudkan dalam bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan, peraturan dan keputusan serta kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Nah, pembuatan perda ini merupakan salah satu tugas dan fungsi kami DPRD yang wajib disosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Bagus.

Sementara itu, narasumber H Sukarman Muh SH mengatakan, sosialisasi perda ini untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh masyarakat, terkait dengan perubahan kedua peraturan daerah No 1 tahun 2019 tentang pajak daerah.

Pada perda pajak daerah ini, jelas Sukarman ada beberapa macam yakni pajak kendaraan bermotor, biaya balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak rokok.

Saat sesi tanya jawab para peserta sosialisasi menyampaikan bahwa kedepan wilayah Balikpapan Timur membutuhkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebab dua RSUD sangat jauh dari wilayah Baltim yakni RSUD Kanujoso Djatiwibowo dan RSUD Beriman Balikpapan. Mereka juga meminta tambahan sekolah negeri di wilayahnya yakni SMP dan SMA.

Menanggapi permintaan tersebut Bagus mengatakan, pihaknya mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Hanya saja saat ini, pemerintah sedang mengalami keterbatasan anggaran karena harus difokuskan pada penanganan Covid-19.

“Jadi untuk sementara terkait pembangunan rumah sakit, pemerintah sedang memaksimalkan puskesmas rawat inap di Balikpapan Timur. Mengenai pembangunan sekolah kami telah meminta kepada Pemkot Balikpapan agar mereka menyediakan lahan, nanti pemprov menyiapkan dana untuk pembangunan fisik,” pungkas pria murah senyum ini.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini