by

Bagus Susetyo Sosialisasi Perubahan Perda Pajak Daerah di Karang Rejo, Warga Usulkan Perpanjangan Relaksasi Pajak Daerah

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Anggota DPRD Kaltim, dari Fraksi Gerindra, Ir H Bagus Susetyo, MM melakukan sosialisasi Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, di Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, Minggu (11/3/2021) pukul 14.00 wita.

Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi narasumber Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, Haemusri Umar, anggota DPRD Balikpapan Aminuddin, serta perwakilan pihak kecamatan dan kelurahan.

Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo menjelaskan, Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah ini sangat penting disosialisasikan kepada masyarakat.

“Jadi sosialisasi perda ini untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat Balikpapan bahwa penerimaan dari APBD salah satunya dari pendapat asli daerah (PAD) yang diterima dari pajak daerah seperti PKB, BBNKB dan air permukaan,” kata Bagus Susetyo usai sosialisasi.

Selaku aku anggota DPRD, ia berharap pemilik kendaraan bermotor yang bernomor polisi luar daerah sebaiknya segera balik nama  kendaraan untuk menambah PAD Kaltim.

“PAD ini untuk mendanai pembangunan infrastruktur hingga pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan lainya. Kedepan saya berharap ada perpanjangan relaksasi untuk pembayaran pajak daerah  sesuai saran dari peserta sosialisasi,” ujar pria murah senyum ini.

Warga Karang Rejo yang hadir cukup antusias  mengikuti sosialisasi Perubahan Kedua Perda Tentang Pajak Daerah Nomor 1 Tahun 2011 yang disampaikan anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo

Hal senada diungkapkan Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Haemusri Umar, ia menjelaskan, di dalam perda ini ada lima jenis pajak daerah yang menjadi kewenangan Pemprov Kaltim meliputi pajak kendaraan bermotor, biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), pajak air permukaan serta pajak rokok.

Ia mengungkapkan, pajak daerah mengalami peningkatan semuanya tergantung kepada masyarakat yang rajin membayar pajak. “Jadi semakin banyak pajak yang dibayar oleh masyarakat maka pembangunan kita akan semakin baik terutama pembangunan di Kaltim,” kata Haemusri.

Diakhir sosialisasi dilakukan sesi tanya jawab terkait Perda Tentang Pajak Daerah ini. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas oleh para Anggota DPRD Kaltim, dari Fraksi Gerindra, Ir H Bagus Susetyo, MM dan Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini