by

Bantuan Perlindungan Sosial, Pemkab Paser Gelontorkan Rp 20 Miliar

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Bupati Paser dr. Fahmi Fadli mengikuti Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Pengendalian Inflasi 2022, secara virtual bertempat di ruang rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser, Rabu (14/9/2022). Dalam Rakorpusda tersebut Bupati Paser dr. Fahmi Fadli didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah(BKAD) Paser Nur Asni, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Taharuddin serta Kepala Bulog Paser M Radhi Anshari.

Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengatakan, untuk menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, Pemkab Paser merencanakan untuk menyediakan anggaran bantuan perlindungan sosial  sebesar Rp 20 miliar. Bantuan perlindungan sosial tersebut, diberikan kepada masyarakat Paser  yang terdampak akibat kenaikan harga BBM dan juga akibat inflasi. “Segera ditindaklanjuti, dan pada tanggal 15 September 2022, data sudah harus diserahkan ke pusat,”kata Fahmi, Rabu (14/9/2022).

Fahmi melanjutkan, anggaran Rp 20 miliar tersebut akan diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 2 persen dan ini sesuai Surat Edaran Mendagri dan Menteri Keuangan. Terkait berapa jumlah masyarakat Paser yang akan menerima bantuan perlindungan sosial tersebut, ia meminta seluruh jajarannya agar benar-benar   melakukan pendataan dengan tepat dan tidak salah sasaran, pasalnya bantuan yang diberikan oleh Pemkab Paser  ini akan mengakomodir masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

“Untuk siapa saja penerimanya masih kami data terlebih dahulu, yang jelas yang tidak menerima bantuan perlindungan sosial dari pemerintah pusat seperti tukang ojek, pelaku jasa transportasi, dan lainnya yang terdampak kenaikan harga BBM dan inflasi. Kebijakan ini sesuai Surat Edaran PMK Nomor 134/PMK.07/2022, dan kebijakan tersebut sejalan dengan Visi Pemerintah Kabupaten Paser, yakni Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera).

Terkait kenaikan inflasi hingga mencapai 3 persen karena akibat kenaikan harga BBM kata Fahmi, juga akan ditindaklanjuti dengan menggelar pasar murah untuk mengantisipasinya dalam waktu dekat ini. “Saya minta TPID dan OPD terkait, dengan dukungan Bulog untuk selalu memantau harga pasar. Kalau ada kenaikan,  segera lakukan pasar murah terhadap barang yang mengalami kenaikan,”pungkasnya.(adv/sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini