TANA PASER,suarabalikpapan.com-Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Paser telah melakukan koordinasi dengan Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser saat Hari Anti Narkotika Intenasional (HANI) 26 Juni 2021.
Kapolres Paser AKBP Eko Susanto melalui Kasat Reskoba Polres Paser AKP Yulianto Eka Wibawa mengatakan, koordinasi tersebut terkait ASN dan PTT di lingkungan Pemkab Paser yang tertangkap mengonsumsi dan mengedarkan sabu. “Tentunya kita akan berkerja sama dengan pemerintah setempat dan berkomunikasi dengan para kepala dinas untuk melakukan sosialisasi kembali terkait bahaya narkoba,” kata AKP Yulianto Eka Wibawa, kepada media ini, Minggu (27/6/2021).
Sebelumnya menurutnya, SatresKoba Polres Paser rutin melakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba tetapi karena Pandemi Covid-19 maka sosialisasi tersebut dikurangi. Untuk secepatnya, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemkab Paser untuk mengambil Langkah-langkah preventif mengingat status Kabupaten Paser saat ini darurat Narkoba. “Sebelumnya kami telah berencana melakukan rapat dengan jajaran BNK Paser tapi karena ada suatu hal sehingga rapat ditunda dulu,” akunya.
Ia mengaku masih banyak kendala yang dialami dalam penanggulangan narkoba di Kabupaten Paser terutama anggaran. Padahal, 80 persen kasus yang ditangani Polres Paser tentang penyalahgunaan narkoba. “Baru setengah tahun anggaran kami sudah hampir habis, banyak sekali kasus penyalahgunaan narkoba di Paser, kami berharap dapat segera berkoordinasi dengan Pemkab Paser untuk segera menangani permasalahan narkoba di Paser,” harapnya.
Saat ini, pihaknya telah melakukan berkoordinasi dengan jajaran Polsek di Kabupaten Paser terkait penanggulangan narkoba di tingkat kecamatan. “Dari data yang ada, terdapat 4 kecamatan sangat rawan penyebaran narkoba yaitu Tanah Grogot, Kuaro, Batu Sopang dan Long Ikis. Empat kecamatan ini kami sering melakukan penangkapan pelaku narkoba,”akunya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk dapat bekerja sama dan membantu polisi terkait penanggulangan narkoba di Kabupaten Paser. “Kalau hanya dari aparat saja yang memberantas kami pikir tidak akan mampu. Tapi kalau dibantu oleh masyarakat inshaalah kami bisa memberantas narkoba di Kabupaten Paser,” pungkasnya.(sb-06)













