by

Demo Mahasiswa di Gedung DPRD Balikpapan, Tuntut Ganti Rugi Lahan Jalan Tol Balikpapan Samarinda

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Balikpapan  menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Kota Balikpapan, pada Senin (12/4/2021).  

Unjuk rasa tersebut terkait permintaan ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam).

Juru bicara  aksi Michael Aruan mengaku kecewa terhadap kinerja Pemerintah Kota Balikpapan, Pemprov Kaltim dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Balikpapan. Karena tidak mampi menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan yang digunakan untuk tol Balsam.

“Masyarakat sudah  menunggu kurang lebih 11 tahun, tetapi belum juga ada titik terang untuk pembayaran ganti rugi lahan,” kata Michael.

Pihaknya meminta kepada BPN Balikpapan agar dapat memberikan kepastian  terkait pembayaran ganti rugi lahan sebelum jalan tol ini diresmikan pada Juni 2021.

“ Kami meminta seminggu sebelum peresmian sudah dilakukan pembayaran lahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya.

Menanggapi permintaan tersebut Shafwan dari BPN Kota Balikpapan menjelaskan, saat ini ada 39 bidang yang masuk daerah hutang lindung Km 23 Balikpapan Utara. Tetapi sampai saat ini masih ada persoalan yang mengganjal, karena lahan tersebut statusnya masih milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kami sudah mendata terdapat 39 bidang lahan, tetapi kenyataan di lapangan masih terjadi tumpang tindih lahan antara masyarakat. Bahkan BPN sendiri sudah menyiapkan dana  ganti rugi sebesar Rp28 miliar. Kini tinggal menunggu surat alih fungsi dari dari Kementerian tersebut. Bahkan dana sudah kami titipkan di Pengadilan Negeri, apa bila persoalan sudah selesai, maka segera dilakukan pembayaran,” kata Shafwan.

Anggota Komisi I  DPRD Balikpapan Andi Arif Agung berharap agar persoalan ini segera selesai, sambil menunggu surat alih fungsi dari KLHK . Politisi partai Golkar ini juga  memberikan apresiasi kepada GMNI yang telah melakukan pendampingan membantu masyarakat melakukan mediasi lahan yang terdampak pembangunan jalan tol. (sb-03).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

35 views

Berita terkini