by

Kutim Sambut Positif Usulan Ramadhani, Soal Penarikan Retribusi Pemeriksaan APK

Jasa Umum di Kutai Timur, salah satunya retribusi pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran (APK). Hal ini sempat dibahas oleh Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur Ramadhani. Dikatakannya, pemerintah daerah bisa memanfaatkan retribusi tersebut untuk meningkatkan pendapatan daerah.
“Dalam pengecekan nantinya, perusahaan wajib membayar pajak untuk setiap alat pemadam kebakaran, dan tentunya hasil pajak tersebut akan meningkatkan pendapatan daerah,” kata legislator PPP ini.


Usulan Ramadhani mendapat respon positif dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim, Musyaffa. Menurutnya pendapat tersebut sejalan dengan tujuan Pemkab Kutim, untuk meningkatkan pendapatan daerah, salah satunya retribusi jasa umum.
“Kami sangat mengapresiasi pihak DPRD Kutim yang telah menyoroti hal itu. Apa yang dipikirkan oleh pak Ramadhani sangat bagus, karena bisa membuka pemikiran untuk mengembangkan pendapatan daerah,” kata Musyaffa, Selasa (21/4/2020) siang.
Musyaffa menerangkan, Bapenda mengelola 11 jenis pajak dan retribusi daerah. Mengenai alat pemadam kebakaran sudah termasuk dalam retribusi jasa umum yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum.
“Apabila mampu memaksimalkan penarikan retribusi pajak alat pemadam kebakaran ini maka bisa meningkatkan pendapatan daerah ratusan juta rupiah,” kata Musyaffa.(Adv/sb-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini