by

Masdari Kidang : Pembukaan Kanal ke Sungai Bengalon Penyebab Buaya Mangsa Manusia

SANGATTA,suarabalikpapan.com–Anggota DPRD Kutai Timur Masdari Kidang cukup prihatin terhadap peristiwa bocah diterkam buaya di Kecamatan Bengalon, beberapa pekan lalu. Bahkan dirinya sempat mengunjungi rumah korban.

Menurutnya, sebagai masyarakat yang sudah berpuluh-puluh tahun hidup di Kecamatan Bengalon, baru kali ini sering terjadi buaya menyerang manusia. Dirinya berpendapat, kanal-kanal yang dibuat dari lahan perkebunan sawit dan mengalir ke sungai Bengalon menjadi penyebab munculnya sejumlah buaya pemangsa di Sungai Bengalon yang merupakan buaya rawa liar.

“Jadi begini, ribuan bahkan jutaan tahun yang lalu itu ada rawa-rawa di pedalaman yang tak pernah dijajaki oleh manusia. Nah, di situ lah buaya buaya ganas itu berteduh, di situ juga ada segala babi, kera dan hewan-hewan yang jadi makanannya,” aku Kidang.

“Nah, semenjak dibukanya lahan-lahan perkebunan sawit oleh pemerintah dan perusahaan-perusahaan, lalu dia buat kanal-kanal yang lebarnya itu mungkin adalah 3 sampai 4 meter tembus ke sungai. Dari situlah buaya-buaya ganas ini bermunculan,” ujar politikus Partai Berkarya tersebut.

Dia mengingatkan, agar pemerintah dan legislatif segera mengambil sikap atas peristiwa tersebut. Bahwa kawasan sungai di Kutim merupakan tempat yang rawan oleh buaya. “Karena adanya kanal-kanal dan perkebunan perusahaan sawit itu kan lewat izin pemerintah juga. Jadi saya akan coba untuk berkoordinasi kepada pemerintah setempat dan rekan-rekan dewan,” pungkasnya.(adv/sb-04)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini