by

Mimi Meriami BR Pane Sosialisasi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas di Prapatan, Hadirkan Narasumber Dosen Uniba

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com- Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane, SE dari Fraksi PPP melakukan sosialisasi Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas, di Aula, Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota, Senin (24/5/2021) pukul 14.00 wita. Sosialisasi yang menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 tersebut  menghadirkan narasumber dosen Universitas Balikpapan (Uniba) Muhammad Nasir SH MH dengan moderator Iin Rahman.

Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane dalam sambutanya mengatakan karena saat ini masih pandemi Covid-19. Untuk itu, ia menegaskan sosialisasi perda kali ini tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti menjaga jarak dan memakai masker. Menurutnya, perda ini disosialisasikan secara bergantian di setiap kecamatan di Balikpapan.

“Sosialisasi perda ini dilakukan bergantian di setiap kecamatan di Balikpapan. Sebelumnya saya sudah melakukan sosialisasi tentang perda bantuan hukum dan perda tentang pajak daerah dan hari ini sosialisasi tentang perda perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas,” kata istri dari anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah SH ini. “Perda ini sangat penting untuk disosialisasikan terutama dalam perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas karena belum semua masyarakat tau. Padahal kaum disabilitas ini perlu dilindungi dan wajib dipenunuhi hak-haknya sebagai warga negara,” kata istri dari anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah SH ini.


Peserta sosialisasi antusias mengikuti sosialisasi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas dari Anggota DPRD Kaltim Mimi Meriami BR Pane SE dan dosen Uniba Muhammad Nasir SH MH

Sementara itu, dosen Uniba Muhammad Nasir SH MH selaku narasumber menjelaskan tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2018. “Penyandang disabilitas adalah warga negara yang mempunyai kedudukan hukum dan HAM yang sama berdasarkan UUD RI 1945,” kata Nasir dihadapan ratusan peserta sosialisasi.

Menurutnya, dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara penyandang disabilitas masih mengalami berbagai bentuk diskriminasi sehingga hak-haknya berlum terpenuhi secara optimal. “Jadi untuk menjamin penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas diperlukan landasan hukum,” ujar Nasir.

Sedangkan tujuan dan lingkup perda ini terbagi lima salah satunya melindungi penyandang disabilitas dari penelantaran dan eksploitasi, pelecehan dan segala tindakan diskriminatif, serta pelanggaran hak asasi manusia. Pada kesempatan tersebut Nasir juga menjelaskan mengenai siapa saja penyandang disabilitas hingga apa saja hak-hak penyandang disabilitas. Diakhir sosialisasi dilakukan sesi tanya jawab terkait Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas oleh narasumber dan Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini