BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Sejumlah pengendara mengeluhkan ceceran tanah yang tersebar di Jalan Soekarno-Hatta Km 16, Balikpapan Utara. Masalah ini disebabkan oleh aktivitas truk proyek penataan lahan (land clearing) yang mengangkut tanah uruk. Ceceran tanah tersebut mengakibatkan jalan menjadi licin dan berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
Anggota DPRD Kota Balikpapan, Puryadi, yang mewakili Dapil Balikpapan Utara, menyebutkan bahwa tanah uruk yang diangkut truk proyek sering tercecer di sepanjang jalan.
“Ceceran tanah dari truk tersebut membuat jalan licin dan berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor,” ujar Puryadi saat memberikan keterangan di Gedung Parlemen Balikpapan pada Selasa (4/2/2025).
Ceceran tanah ini jelas mengganggu kenyamanan para pengguna jalan dan meningkatkan potensi kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang rentan tergelincir.
Puryadi mengimbau kepada pelaksana proyek untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan jalan.
“Tanah uruk yang tercecer jika tidak segera dibersihkan bisa mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh,” katanya.
Selain itu, Puryadi juga mengingatkan para pengendara untuk berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut. Ia meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan segera melakukan pengawasan di area tersebut, guna mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih fatal.
Sebagai langkah preventif, Puryadi meminta pihak terkait untuk segera membersihkan ceceran tanah di jalanan tersebut agar kondisi jalan tetap aman bagi pengguna jalan. Diharapkan, pengawasan yang lebih ketat terhadap proyek penataan lahan ini bisa mengurangi risiko kecelakaan.
Pentingnya peran Dinas Perhubungan (Dishub) dalam menjaga keselamatan pengendara di Balikpapan menjadi sorotan. Puryadi berharap Dishub dapat segera mengambil tindakan tegas untuk memastikan proyek agar tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan jalan raya.
Kondisi jalan yang licin karena ceceran tanah juga menjadi pengingat bagi pengendara agar selalu waspada, terutama saat melintasi area yang sedang ada proyek. Keamanan di jalan umum harus menjadi prioritas, baik dari segi infrastruktur maupun pengawasan terhadap kegiatan proyek yang berpotensi membahayakan.(sb-03)
Rawan Lakalantas, Pengendara Keluhkan Ceceran Tanah di Jalan Soekarno-Hatta Km 16












