by

Soal Pedagang Berjualan di Luar Area Pasar BP dan Pasar Dadakan Beler, Haris Minta Satpol PP Segera Tertibkan

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Ketua Komisi II DPRD Balikpapan H Haris meminta kepada OPD terkait, di lingkungan Pemkot Balikpapan, untuk segera menertibkan pedagang yang berjualan di luar area pasar Balikpapan Permai (BP) sebab dapat menganggu ketertiban umum. Begitu juga dengan pasar dadakan yang ada di Kawasan Jalan Beler.

“Ada beberapa keluhan para pedagang pasar BP yang harus segera di selesaikan seperti pedagang yang berada di luar area pasar serta adanya pasar dadakan di kawasan jalan Beler yang menggunakan fasilitas umum,”kata H Haris, di ruang kerjanya, pada Selasa (13/4/2021).

Menurut Haris, adanya aktivitas pedagang di luar area Pasar BP dan pasar dadakan Beler membuat pembeli di dalam pasar BP menjadi sepi. “Maka dari itu pedagang pasar BP merasa terganggu karena sepi pembeli. Bahkan pedagang mengancam kalau tidak ditertibkan, mereka akan ikut berjualan di pinggir jalan hingga tidak membayar retribusi,” aku Haris.

“Penertiban pedagang di lokasi Jalan Beler, itu ranahnya Satpol PP, jadi terkesan Satpol saat ini hanya fokus melakukan penertiban pelanggaran Covid-19  saja, tetapi tidak menjalankan tugasnya bagi yang melanggar ketertiban umum,”terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Balikpapan, Zulkifli mengatakan, memang tidak bisa dipungkiri selama masa Covid-19 pihaknya mengurangi itensitas operasi fasum karena personel Satpol PP banyak yang diarahkan kepada penanganan Covid-19.

“Tetapi di awal bulan Ramadan kita akan mulai melakukan penertiban masyarakat yang menggunakan fasum, seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di Balikpapan. Mengenai pedagang di Jalan Beler, kita sudah cek ke lapangan dan mereka sudah membuat surat pernyataan bersedia setelah Lebaran akan menertibkan sendiri. Tetapi jika mengingkari surat pernyataan tersebut kita akan melakukan tindakan tegas yakni kita akan bongkar,” ujarnya.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini