by

Sosialisasi Perda Pajak Daerah Mimi Pane di Margasari, Kepala Bapenda Kaltim Apresiasi Warga Balikpapan Taat Bayar Pajak

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane, SE dari Fraksi PPP melakukan sosialisasi Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, di Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, pada Sabtu (13/11/2021) pukul 14.00 wita.

Sosialisasi yang menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 tersebut  menghadirkan narasumber Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Hj Ismiati, dengan moderator Minu S.

Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane, dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi perda ini merupakan program baru dari DPRD dan Pemprov Kaltim guna  memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perda-perda yang telah dihasilkan oleh DPRD Kaltim.

“Jadi selain reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kami dari DPRD Kaltim juga melakukan sosialisasi perda di daerah pemilihan (dapil) masing-masing,” ujar istri dari anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah SH ini.

Pada kesempatan tersebut Mimi juga mengingatkan warga agar tetap menjaga protokol Kesehatan (prokes) meskipun status PPKM Kota Balikpapan telah berada di level 2. “Kami berharap Balikpapan berada di PPKM Level 1 supaya aktivitas perekonomian masyarakat normal kembali,” akunya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati mengatakan, Perda tentang Pajak daerah ini sebenarnya sudah lama tetapi baru kali ini secara rutin disosialisasikan ke masyarakat. “Selain sosialisasi perda kami juga melakukan silaturahmi dengan masyarakat karena silaturahmi memperpanjang umur,” kata Ismiati.

Pada kesempatan tersebut Ismiati menjelaskan tentang jenis-jenis pajak kendaraan yang harus dibayarkan oleh masyarakat. “Pajak daerah tersebut meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan dan Pajak Rokok,” ujar Ismiati.

“Pajak yang dibayarkan ibu dan bapak untuk membiayai pembangunan dan kegiatan pemerintahan di daerah. Dulu ada jembatan kayu, tapi sekarang telah menjadi jembatan beton. Nah, itu semua dibiayai dari pajak yang ibu dan bapak bayarkan,” terangnya.

Ia menegaskan, saat ini Pemprov Kaltim telah mempermudah pembayaran pajak sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor pajak sebab sudah bisa membayar secara online. “Sekarang ini bisa bayar pajak di kantor pos dan swalayan yang ditunjuk oleh pemerintah. Bisa juga lewat Bankaltimtara,” terangnya.

Menurutnya, pajak-pajak yang dibayarkan bisa dilihat oleh masyarakat lewat aplikasi SimPaTor di ponsel. “Sekarang sudah eranya transparan. Jadi tidak ada lagi yang disembunyikan. Nah, karena aplikasi inilah maka saya mendapat penghargaan dibidang keterbukaan informasi publik sehingga banyak daerah yang melakukan studi banding ke Bapenda Kaltim untuk belajar aplikasi ini,” ujar Ismiati.

Ismiati juga menyampaikan pesan dari Gubernur Kaltim Isran Noor kepada masyarakat yang taat membayar pajak. “Terima kasih kata Gubernur. Tapi alhamdulillah masyarakat Balikpapan taat bayar pajak. Walaupun saya ber KTP Samarinda tapi saya apresiasi Kota Balikpapan yang bersih serta warganya taat bayar pajak,” akunya.

Di sela-sela Sosper Ismiati juga membagikan hadiah bagi warga yang telah melunasi kendaraan sesuai data dari aplikasi SimPaTor. Diakhir sosialisasi dilakukan sesi tanya jawab terkait pajak daerah ini. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas oleh narasumber Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati dan Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini