by

Sukses Budidaya Ikan di Selokan, Warga Desa Bukit Rahmad Panen Ratusan Kilogram Ikan 4 Bulan Sekali

-featured-207 views

BUDIDAYA perikanan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Seperti budidaya ikan nila yang dilakukan Kelompok Tani (Poktan) Terpadu Berkat Al Arsyadi, di Desa Bukit Rahmad, Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. Berkat dukungan dan binaan PT Eni Muara Bakau kelompok tani ini mampu memanen ikan di selokan sekitar 500 kilogram setiap empat bulan sekali.

  • Oleh : Abdul Hamid
  • Wartawan : suarabalikpapan.com

Menurut Ketua Kelompok Tani Terpadu Berkat Al-Arsyadi, H. Ilmi, sebelum mendapat suport dari PT Eni Muara Bakau, hasil panen ikan sangat minim. “Tapi saat ini alhamdulilah hasilnya melimpah,” kata H Ilmi kepada media ini, pada Kamis (29/7/2022).

Ia menjelaskan, bentuk support atau dukungan dari PT Eni Muara Bakau seperti mengikuti pelatihan budidaya ikan di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah pada Februari 2022. “Kami terinspirasi kreativitas warga Desa Ponggok yang memanfaatkan selokan untuk pembudidayaan ikan. Setelah kami pulang dari Desa Ponggok kami melakukan diskusi dengan warga sekitar termasuk tokoh masyarakat dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Arsyadi Handil Baru KH Syaifuddin Marzuki untuk memanfaatkan selokan sebagai tempat budidaya ikan,” ujar H Ilmi.

Kemudian, lanjut Ilmi, pihaknya bersama  Kelompok Tani Terpadu Berkat Al Arsyadi membersihkan sampah yang dibuang warga di selokan untuk dijadikan tempat budidaya ikan nila. “Alhamdulillah selokan yang dulunya menjadi tempat pembuangan sampah sekarang mampu menghasilkan ratusan kilogram ikan nila sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” terangnya.

Dirinya tidak menyangka, selokan yang selama ini menjadi tempat pembuangan sampah, ternyata bisa menghasilkan ratusan kilogram ikan sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. “Pada panen perdana kami bisa menghasilkan 500 kilogram ikan nila dengan perawatan yang sangat sederhana,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Terpadu Berkat Al-Arsyadi, H. Ilmi

Selain, menghasilkan ratusan kilogram ikan setiap 4 bulan sekali, kata Ilmi, lingkungan sekitar juga menjadi bersih karena masyrakat tidak lagi membuang sampah sembarangan khususnya di selokan. “Saat ini kami akan kembangkan lokasi selokan baru  sepanjang 300 meter untuk budidaya ikan. Bibit ikan kami beli dari Desa Loa Kulu, Kutai Kartanegara. Seperti ikan mujair, patin dan jenis  lainya,” terangnya.

Bagi warga yang ini membudidayakan ikan di selokan, terang Ilmi, wajib menjaga kebersihan. Sebab hasil panennya lumayan menjanjikan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. “Sebelumnya ada warga yang hanya coba-coba. Tapi alhamdulillah telah menghasilkan ratusan kilogram ikan yang laku keras di pasaran. Apalagi proses awal budidaya tidak membutuhkan biaya besar. Bayangkan saja, 1 sekat bisa ditebarkan 20 ribu benih ikan sehingga keuntungan masyarakat semakin besar dari hasil budidaya ikan di selokan ini,” akunya.

Ilmi mengaku keberadaan  PT Eni Muara Bakau di Desa Bukit Rahmad telah  mampu meningkatkan perekonomian warga sebab PT Eni Muara Bakau memberikan dukungan penuh sekaligus pembinaan kepada Kelompok Tani Terpadu Berkat Al Arsyadi dalam pembudidayaan ikan di selokan. “Jadi sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak kepada PT Eni Muara Bakau yang telah melakukan pembinaan dan mensupport kebutuhan kami dalam pembudidayaan ikan di selokan,” pungkas Ilmi.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini