by

Wali Kota Ajak Masyarakat Balikpapan Gemar Berzakat

BALIKPAPAN- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Balikpapan Berzakat di Aula Kantor Balaikota, Senin (25/4/2022) pagi. Total zakat yang terkumpul yakni mencapai Rp50.585.000. Sejumlah zakat yang dibayarkan meliputi zakat mal, zakat fitrah, infaq, serta fidyah.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan, zakat tak kalah pentingnya dari membayar pajak. “Sehingga saya imbau bagi kita semua, silakan manfaatkan momentum Ramadan untuk bersedekah. Zakat mal jangan lupa. Mudah-mudahan ini menambah keimanan kita. Zakat itu wajib, kalau warga itu taat pajak, pasti juga taat berzakat,” ujar Rahmad.

Ia menjelaskan, zakat berperan menaikkan derajat umat muslim. “Jadi bisa dilihat dari sisi kelompok yang mampu atau memiliki kewajiban membayar zakat dan sisi kelompok yang menerima zakat terutama kurang mampu,”kata Wali Kota.

Ia menuturkan, dari sisi muzakki, zakat bisa mendorong penguatan keimanan masyarakat dan munculnya semangat solidaritas sosial yang tinggi. “Semangat solidaritas ini sebetulnya salah satu nilai luhur dari kemanusiaan,” terangnya.

Lanjut Rahmad dari sisi mustahik, zakat membantu meningkatkan keimanan mustahik. Keyakinan bahwa ukhuwah dan kepedulian menjadi suatu realitas yang dapat mereka lihat dan nikmati. “Saya mengimbau kepada semua masyarakat agar memanfaatkan momen Ramadan ini, untuk bersedekah khususnya berzakat, zakat mal jangan lupa. Hal ini menambah keimanan kita yang tentunya, seperti kita ketahui harta yang dititipkan kepada kita harta orang yang berhak di dalamnya. Termasuk zakat mal yang ada di dalamnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan, Sarjono mengatakan pihaknya selalu mengendepankan prinsip transparansi dalam pengelolaan amil zakat, dengan selalu mempublikasikan dana yang berhasil dikumpulkan. “Untuk ASN itu untuk zakat dipotong tiap bulan. Untuk perolehan zakat dari ASN ini standar aja, kalau gaji naik baru naik,” tandasnya.

Ia menuturkan, tahun lalu zakat harta yang dikumpulkan Baznas mencapai Rp480 Juta. “Untuk zakat harta pemerintah kota sudah otomatis dipotong gaji. Tapi angkanya sekitar Rp300 juta untuk zakat mal ASN,” terangnya. Ini merupakan zakat mal dari 2,5 persen penghasilan ASN Pemkot Balikpapan. Untuk informasi, rincian dari pengumpulan zakat dari kegiatan Balikpapan Berzakat yakni, zakat harta Rp45.500.000, zakat fitrah Rp3.2906.000, infak Rp1.005.000 dan fidyah Rp120.000. sehingga total mencapai Rp50.585.000.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini