DPRD Kaltim

Warga Klandasan Ulu Antusias Ikut Sosialisasi Perda Pajak Daerah H Baba

19
×

Warga Klandasan Ulu Antusias Ikut Sosialisasi Perda Pajak Daerah H Baba

Share this article
Anggota DPRD Provinsi Kaltim H Baba dan narasumber Johansyah berfoto bersama di sela-sela Sosialisasi Perda Pajak Daerah di RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Minggu (26/2/2023) pukul 19.30 Wita.

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, H Baba, dari Fraksi PDI Perjuangan, melakukan Sosialisasi Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Minggu (26/2/2023) pukul 19.30 Wita.

Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi narasumber dosen Universitas Balikpapan (Uniba) Johansyah, Ketua RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu Sukandar, dengan moderator Siti Aminah.
Anggota DPRD Provinsi Kaltim H Baba menjelaskan, Sosialisasi Perda tentang pajak daerah ini sangat penting sebab langsung kepada masyarakat.
“Jadi kami anggota DPRD ditugaskan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pajak daerah yang dibayarkan oleh masyarakat kepada daerah,” kata H Baba.
Menurutnya, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan disetor kepada Pemprov Kaltim melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). “Pajak-pajak tersebut seperti pajak kendaraan bermotor, pajak rokok, pajak air permukaan dan lain-lain dimasukan ke kas daerah  untuk kegiatan pembangunan di Kaltim diantaranya jalan dan bangunan daerah. Jadi itulah manfaatnya masyarakat membayar pajak yakni untuk pembangunan daerah itu sendiri,” ungkap H Baba.
Sementara itu, narasumber Johansya Dosen Uniba  mengatakan, negara maju bukan karena negara yang hebat tetapi peran rakyatnya yang hebat patuh membayar pajak, setiap warga negara wajib membayar pajak untuk membiayai pembangunan daerah.
“Misalnya ada warga yang punya kendaraan, kalau tidak membayar pajak nanti mendapat sanksi berupa denda hingga penyitaan,” katanya. Mengapa pajak ini penting, menurutnya, soalnya kalau warga tidak membayar pajak pemerintah tidak bisa membangun fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti jalan, gedung sekolah, rumah sakit dan lain-lain.
“Itulah tujuan anggota DPRD Kaltim melakukan sosialisasi tentang pajak daerah.  Makanya ada slogan ‘orang bijak taat pajak’ supaya masyarakat paham manfaat membayar pajak,” pungkasnya. Dalam sesi tanya jawab  Anggota DPRD Kaltim H Baba bersama narasumber Johansyah menjawab semua pertanyaan yang disampaikan para peserta sosper.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *