by

Warga Telaga Sari Antusias Mengikuti Sosialisasi Perda Pajak Daerah dari H Baba

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, H Baba, dari Fraksi PDI Perjuangan, melakukan sosialisasi Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, di Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota dekat Kantor Chevron Indonesia Company (CICo), pada Minggu (14/11/2021).

Dalam sosialisasi yang menerapkan protokol Kesehatan (prokes) ketat tersebut, anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi narasumber  Muhammad Riza Permadi  dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Balikpapan, Kasi Pemberdayaan Masyarakat (Pemas) Kelurahan Telaga Sari Irene, Ketua LPM Telaga Sari Gandung dengan moderator Siti Aminah. Warga sangat antusias mengikuti sosialisasi perda pajak daerah yang disampaikan H Baba.

Anggota DPRD Kaltim H Baba menjelaskan, Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah ini sangat penting disosialisasikan kepada dinas-dinas terkait seperti Dispenda. Tapi kali ini langsung kepada masyarakat.

“Jadi kami anggota DPRD ditugaskan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pajak daerah yang dibayarkan oleh ibu-ibu dan bapak-bapak kepada daerah. Kalau saya tidak salah pada tahun 2019 realisasinya mencapai Rp4,9 triliun,” kata H Baba.

Menurutnya, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan disetor kepada Pemprov Kaltim melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). “Pajak-pajak itu seperti pajak kendaraan bermotor, pajak rokok dan lain-lain dimasukan ke kas daerah  untuk kegiatan pembangunan di Kaltim diantaranya jalan dan bangunan pemerintah. Jadi itulah manfaatnya ibu-ibu dan bapak-bapak membayar pajak yakni untuk pembangunan daerah,” ujar H Baba.

Diakuinya selama pandemi Covid-19 aktivitas masyarakat mengalami penurunan sehingga juga berdampak pada pendapatan daerah dari sektor pajak. “Jadi selama pandemi pendapatan pajak daerah mengalami penurunan sehingga banyak usulan-usulan warga dipangkas karena pemerintah fokus dalam membiayai penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Warga Telaga Sari sangat antusias mengikuti sosialisasi Perda tentang Pajak Daerah dari anggota DPRD Kaltim H Baba

Dosen STIE Balikpapan M Riza Permadi menjelaskan, di dalam perda ini ada lima jenis pajak daerah yaitu pajak kendaraan bermotor, biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), pajak air permukaan serta pajak rokok. “Bapak-bapak yang merokok sudah bayar pajak karena sudah dipotong pajak,” kata Riza.

Ia mengungkapkan, pajak daerah mengalami peningkatan semuanya tergantung kepada masyarakat yang rajin membayar pajak. “Jadi semakin banyak barang-barang yang kita punya maka semakin banyak pula pajak yang kita bayar. Seperti banyak mobil, banyak motor, banyak rumah hingga banyak tanah,” aku Riza.

Diakhir sosialisasi dilakukan sesi tanya jawab terkait Perda Tentang Pajak Daerah ini. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas oleh anggota DPRD Kaltim H Baba. Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat (Pemas) Kelurahan Telaga Sari Irene meminta ketua RT maupun tokoh masyarakat yang mengikuti sosialisasi agar menyampaikan perda ini ke masyarakat sekitar agar mereka mengetahui tentang pentingnya membayar pajak.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini