by

Akibat Pengaruh Miras, Dua Pelaku Warga Desa Senaken dan Muara Paser Tebas Lengan Korban

-Hukrim-2,762 views

TANA PASER,suarabalikpapan.com- Akibat pengaruh minuman keras (miras) AR (20) Warga Desa Senaken dan R (20) warga Desa Muara Paser, Kecamatan Tanah Grogot harus diamankan jajaran Satreskrim Polres Paser. Mereka  telah melakukan tindak pidana penganiayaan menggunakan parang kepada korban yang belum diketahui identitasnya sehingga  pergelangan tangan korban robek.

Kapolres Paser AKBP Eko Susanto melalui Kasat Reskrim Polres Paser AKP Dedik Santoso mengatakan, peristiwa penganiayaan ini berawal dari laporan masyarakat. “Kedua pelaku diamankan dikediamanya Senin 7 September tanpa perlawanan,” lebih lanjut,” kata Dedik kepada media ini, di ruangannya pada Sabtu (11/9/2021).

Menurut Dedik, peristiwa itu terjadi setelah pelaku kesal korban ditantang korban saat vidio  call (vc) lewat aplikasi WhatsApp (WA). “Kedua tersangka ini sebelumnya menghubungi teman wanitanya yang sering berkumpul dan mengajak untuk mengonsumsi miras di rumahnya, dan si wanita menolak karena sedang bersama pacarnya (korban) yang saat itu juga tengah mengonsumsi miras,” ucapnya.

Akibat pengaruh miras, kata Dedik, korban tidak terima pelaku menelpon pacar pelaku. Kemudian terjadilah cekcok saat VC dan korban menantang pelaku dengan kata-kata kasar. “Kata pelaku kalau tidak terima silakan datang, karena pelaku ini juga sedang dalam pengaruh miras, emosi dan segera mendatangi korban dengan membawa sebilah parang dan sebuah buah badik yang diselipkan di badan pelaku,” ujarnya.

Sesampainya di rumah korban pelaku dan korban sempat beradu mulut dan saling menantang, salah satu pelaku masih menahan pelaku satunya agar menghentikan tindakannya. Ketika kedua pelaku sudah ingin meninggalkan rumah korban tiba-tiba korban bersama teman-temannya menyerang balik pelaku dan terjadilah kejar-kejaran si korban dengan pelaku.

“Pelaku mengaku saat terjadi kejar-kejaran dengan korban dengan dalih mempertahankan diri pelaku dengan reflek menebaskan sebilah parang ke tubuh korban tepat di bagian pergelangan tangan sehingga harus di bawa ke rumah sakit terdekat,”jelasnya. “Jadi motifnya hanya salah paham akibat pengaruh miras. Kedua pelaku saat ini telah diamankan di Polres Paser dan terancam hukuman 5 tahun penjara sesuai pasal 351 ayat 1 dan pasal 2 ayat 1 UU Darurat,” pungkasnya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini