by

H Baba Sosialisasi Perubahan Perda Pajak Daerah di Telaga Sari

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, H Baba, dari Fraksi PDI Perjuangan, melakukan sosialisasi Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, di Aula, Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota, Jumat (9/3/2021) pukul 20.00 wita.

Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi Dosen STIE Balikpapan M Riza Permadi selaku narasumber, Lurah Telaga Sari Arini Amir MB, Ketua LPM Telagasari Gandung serta serta moderator Siti Aminah.

Anggota DPRD Kaltim H Baba menjelaskan, Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah ini sangat penting disosialisasikan kepada dinas-dinas terkait seperti Dispenda. Tapi kali ini langsung kepada masyarakat.

“Jadi kami anggota DPRD ditugaskan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pajak daerah yang dibayarkan oleh ibu-ibu dan bapak-bapak kepada daerah. Kalau saya tidak salah pada tahun 2019 realisasinya mencapai Rp4,9 triliun,” kata H Baba.

Menurutnya, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan disetor kepada Pemprov Kaltim melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Pajak-pajak itu seperti pajak kendaraan bermotor, pajak rokok dan lain-lain dimasukan ke kas daerah  untuk kegiatan pembangunan di Kaltim diantaranya jalan dan bangunan pemerintah. Jadi itulah manfaatnya ibu-ibu dan bapak-bapak membayar pajak yakni untuk pembangunan daerah,” ujar H Baba.


Warga yang hadir di Aula, Kelurahan Telaga Sari  mengikuti sosialisasi Perubahan Kedua Perda Tentang Pajak Daerah Nomor 1 Tahun 2011 yang disampaikan anggota DPRD Kaltim H Baba

Dosen STIE Balikpapan M Riza Permadi menjelaskan, di dalam perda ini ada lima jenis pajak daerah yaitu pajak kendaraan bermotor, biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), pajak air permukaan serta pajak rokok.

“Bapak-bapak yang merokok sudah bayar pajak karena sudah dipotong pajak,” kata Riza.

Ia mengungkapkan, pajak daerah mengalami peningkatan semuanya tergantung kepada masyarakat yang rajin membayar pajak. “Jadi semakin banyak barang-barang yang kita punya maka semakin banyak pula pajak yang kita bayar. Seperti banyak mobil, banyak motor, banyak rumah hingga banyak tanah,” aku Riza.

Diakhir sosialisasi dilakukan sesi tanya jawab terkait Perda Tentang Pajak Daerah ini. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas oleh anggota DPRD Kaltim H Baba dan narasumber Dosen STIE Balikpapan M Riza Permadi.

Sementara itu, Lurah Telaga Sari Arini Amir MB meminta kepada peserta sosialiasi untuk menyampaikan perda ini ke masyarakat sekitar agar mereka mengetahui tentang pentingnya membayar pajak.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini