by

Polres Paser Amankan Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

-Hukrim-1,505 views

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Paser mengamankan SA (40) oknum guru ngaji diduga pelaku pencabulan anak di bawah umur,  di Desa Riwang, Kecamatan Batu Engau, pada Kamis (19/8/2021) sore.

Kapolres Paser AKBP Eko Susanto melalui Kasat Reskrim Polres Paser AKP Dedik Santoso mengatakan, kasus ini terungkap setelah ayah korban melaporkan kepada polisi bahwa tidak terima anaknya diraba-raba saat mengaji oleh SA.

“Setelah melakukan pemeriksaan tersangka mengaku melakukan hal tersebut pada saat korban sedang mengaji bersama teman-temannya dengan meraba-raba bagian dada korban,” ujar AKP Dedik Santoso, kepada media ini,  di ruangan kerjanya, pada Selasa (24/8/2021)

Lanjut Dedik, usai melakukan perbuatan bejat tersangka berpesan kepada korban dan teman-temannya agar tidak menceritakan kepada orang lain perbuatannya tersebut.

“Tersangka ini ngomong kepada para korban jangan cerita dengan siapa-siapa kalau cerita berarti temannya setan,” kata Dedik.

Perbuatan bejat itu terungkap kata Dedik, setelah ayah kandung korban merasa curiga terhadap anaknya yang tidak berangkat ngaji bersama temanya, namun hanya duduk berkumpul di rumahnya. Ketika ditanya oleh ayah korban mengapa tidak berangkat ngaji? Korban dan temannya mengatakan, mereka takut kepada guru ngaji galak.

“Ayah korban pura-pura menjauh dan sempat mendengar pembicaraan anak-anak bahwa mereka dicabuli oleh tersangka SA. Ayah korban tidak terima prilaku SA lalu melaporkan  kepada polisi,” jelasnya

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Dedi, dirinya melakukan aksi bejat sebab terangsang ketika melihat bagian tubuh korban.

“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasus ada empat anak di bawah umur yang diduga dicabuli tersangka SA,” akunya. Apabila tersangka SA terbukti bersalah maka dirinya terancam 15 tahun penjara sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini