by

Sosialisasi Perda Pajak Daerah Mimi Pane di Sungai Nangka, Kepala Bapenda Kaltim Jelaskan Aplikasi SimPator

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane, SE dari Fraksi PPP melakukan sosialisasi Perda Nomor 01 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, di Kompleks Perumahan BDS 2  Blok V Nomor 28,  RT 34 Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, pada Minggu(27/6/2021) pukul 14.00 wita. Sosialisasi yang menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 tersebut  menghadirkan narasumber Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Hj Ismiati, dengan moderator Minu S.

Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane, dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi perda ini merupakan program baru dari DPRD dan Pemprov Kaltim guna  memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perda-perda yang telah dihasilkan oleh DPRD Kaltim. “Jadi selain reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kami dari DPRD Kaltim juga melakukan sosialisasi perda di dapil (daerah) pemilihan masing-masing,” ujar istri dari anggota DPRD Balikpapan Ardiansyah SH ini.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati mengatakan, Perda tentang Pajak daerah ini sebenarnya sudah lama tetapi baru kali ini secara rutin disosialisasikan ke masyarakat. “Selain sosialisasi perda kami juga melakukan silaturahmi dengan masyarakat karena silaturahmi memperpanjang umur,” kata Ismiati.

Warga Sungai Nangka serius mendengarkan sosialisasi tentang pajak daerah

Pada kesempatan tersebut Ismiati menjelaskan tentang cara pembayaran pajak. Kemudian setelah dibayarkan masyarakat uangnya kemana. “Pajak yang dibayarkan ibu dan bapak untuk membiayai pembangunan dan kegiatan pemerintahan di daerah. Makanya Pak Gubernur menegaskan kalau warga tidak bayar pajak maka berhenti sudah roda pemerintahan dan kegiatan pembangunan,” ujarnya.

Ia menegaskan, saat ini Pemprov Kaltim telah mempermudah pembayaran pajak sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor pajak sebab sudah bisa membayar secara online. “Sekarang ini bisa bayar pajak di kantor pos dan swalayan yang ditunjuk oleh pemerintah. Bisa juga lewat Bankaltimtara,” terangnya.

Menurutnya, pajak-pajak yang dibayarkan bisa dilihat oleh masyarakat lewat aplikasi SimPaTor di ponsel. “Sekarang sudah eranya transparan. Jadi tidak ada lagi yang disembunyikan. Nah, karena aplikasi inilah maka saya mendapat penghargaan dibidang keterbukaan informasi publik sehingga banyak daerah yang melakukan studi banding ke Bapenda Kaltim untuk belajar aplikasi ini,” ujar Ismiati.

Diakhir sosialisasi dilakukan sesi tanya jawab terkait pajak daerah ini. Semua pertanyaan dijawab dengan lugas oleh narasumber Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati dan Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane.(sb-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita terkini